FacebookTwitter
Page 5 of 26« First...34567...1020...Last »

Makan Lobster Murah Meriah di Loobie Lobster & Shrimps!

By on Jun 19, 2016 in Diary, Food Porn

Sebenarnya, gue sama Kak RG pengin banget makan daging sapi suci di Holycow!, Kebun Jeruk. Soalnya, kami pengin banget mendukung resto ini supaya tetap semangat! Tahu sendiri kan, soal kasus cicak dalam es krim Misu (es krim di Holycow!) yang heboh beberapa waktu lalu? Gara-gara ulah perempuan bangkai yang cari sensasi soal cicak tersebut, Holycow! jadi memutuskan kontrak dengan Misu. Karena merasa bersalah, Misu pun tutup usaha. Awalnya, gue merasa simpati sama perempuan yang hampir makan mayat cicak, tapi begitu gue baca komentar dari Mbak-mbak di Facebook yang kalian bisa baca di sini, gue jadi nggak simpati sama perempuan bangkai itu. Gue jadi kesal sendiri soalnya gue nggak bisa lagi makan es krim Misu yang menurut gue enak bingit! Sayangnya, begitu datang ke sana, tempatnya ramai banget! Ramainya udah kayak lagi antre naik haji! Maklum aja sih, soalnya emang lagi bulan puasa jadi semua orang mendadak kelaparan. Gue aja yang nggak puasa bisa kelaparan, gimana yang puasa coba? Karena sebelahnya (Loobie Lobster & Shrimps) sepi, ya udah deh kami ke sana aja. Karena masih satu perusahaan sama Holycow! dan gue pernah makan di sana, gue pun nggak ragu buat mampir lagi ke sana. Apalagi, rasanya emang enak. Pertama kali gue ke Loobie Lobster & Shrimps udah cukup lama, kira-kira awal 2014. Gue jarang ke sana soalnya lokasinya jauh dari rumah, yaitu di Senopati, Jakarta Selatan. Gue seneng sih, soalnya Loobie Lobster & Shrimps ada juga di Kebun Jeruk dan dekat banget sama kantor gue. Waktu itu, gue belum bikin blog soal Loobie Lobster & Shrimps karena belum punya blog. Ya udah, sekarang saatnya gue review soal kedai lobster yang satu ini. Kayak yang tadi gue bilang, letaknya sebelahan bingit sama Holycow!, jadi penampakan di bagian luarnya kayak begini. Ruangan indoor-nya nggak terlalu besar, tapi nyaman dan cozy. Dekorasinya juga...

Pengalaman Gue Makan Bareng Kucing di The Cat Cabin!

By on Jun 19, 2016 in Diary, Food Porn

Kayaknya, makan bareng pacar, gebetan, teman, atau keluarga udah mainstream banget dan terdengar membosankan. Gimana nggak bosan, kalau pas makan bareng, semuanya malah fokus sama hape masing-masing. Nggak heran jika saat ini banyak orang yang lebih pengin makan atau ngobrol bareng binatang peliharaan, seperti kucing atau anjing. Soalnya, kucing atau anjing nggak bisa main hape. Malahan lebih enak diajak ngobrol daripada manusia. Sayangnya, nggak semua orang bisa punya binatang peliharaan di rumah. Contohnya gue. Buat kasih makan ke diri sendiri aja susah, nyalon aja jarang, boro-boro pelihara anjing atau kucing. Kalau gue punya anjing atau kucing, bisa-bisa mereka makan dan nyalon lebih sering daripada gue. Eh, apa gue pelihara anjing aja, ya, kali-kali gue jadi lebih gampang diet! Untuk mengatasi depresi karena nggak bisa pelihara anjing atau kucing, nggak heran jika sekarang ini muncul banyak resto yang menyediakan banyak kucing di dalamnya supaya pengunjung bisa makan sambil bermain dengan kucing-kucing tersebut. Lumayan deh, bisa main sama kucing selama 1 – 2 jam, meskipun nggak bisa memiliki. Sama kayak cinta yang kata orang, nggak selalu harus memiliki. Omongan gue kayak lagi keselek buku puisinya Chairil Anwar. Udah ah, lanjut lagi soal resto kucing! Beberapa hari yang lalu, gue sama Kak RG nggak sengaja mampir ke The Cat Cabin di daerah Pesanggrahan. Itu lho, yang deket banget sama New York, lurus dikit. Yang bikin gue kagum adalah tempatnya luas, cozy, nyaman, dingin, colorful, dan bikin betah! Udah gitu, Mas-mas yang masakin makanan semuanya cakep kayak Lee Min Ho! Kalau kalian datang ke sana, dijamin bakal senang bingit, soalnya makanannya banyak, lengkap, dan enak! Bisa pilih sendiri mau dibakar atau digoreng! Udah nggak perlu dijelasin lagi kan nama makanannya apaan? Yang jelas bukan daging atau jeroan kucing, Kak! Harganya jelas murah meriah. Per tusuknya cuma sekitar seribu sampai tiga ribu rupiah. Paling...

Pakai Vitacreme B12 Biar Nggak Cepet Tua!

By on Jun 12, 2016 in Beauty, Diary

Beberapa waktu lalu, gue cemas dengan umur gue yang hampir menyentuh angka kritis. Takutnya pas ulang tahun, muka gue langsung mengeras dan penuh dengan kerutan kayak begini. Hahaha… Lalu, gue pun bongkar website Sociolla dan cari anti aging yang kira-kira cocok buat gue. Dan ketemulah produk serum anti aging yang namanya Vitacreme B12. Gue beli udah cukup lama sih, kira-kira bulan April 2016 kemarin dan harganya masih Rp 217.425. Bisa dibilang, Vitacreme B12 merupakan anti aging yang cukup terjangkau jika dibandingkan anti aging lain yang harganya bisa Rp 300 ribu ke atas. Dan sepertinya Vitacreme B12 langsung diminati banyak perempewi di Indonesia, sehingga sekarang harganya melonjak jadi Rp 289.900. Karena harganya naik, kayaknya gue bakal adain demo di pinggiran pabriknya. Selain karena harganya terjangkau, gue tertarik sama anti aging ini karena bahannya gel. Setahu gue, gel itu cocok buat kulit berminyak atau kombinasi kayak kulit gue karena nggak bikin kulit wajah makin berminyak. Isinya 30 ml doang. Sekilas, 30 ml itu dikit banget, ya. Tapi, menurut cewek-cewek yang udah pernah pakai Vitacreme B12, anti aging ini bisa dipakai sampai enam bulan! Lama juga, ya! Lebih lama daripada menantikan si gebetan putus dari pacarnya. Ternyata, nama Vitacreme B12 bukan sembarang nama, Cuy! Karena, di dunia ini memang ada vitamin B12 yang bermanfaat untuk tubuh dan kulit. Kalau dalam bentuk makanan, vitamin B12 bisa kalian temui di daging, telur, ikan, unggas, dan tempe. Kalau untuk tubuh, B12 berfungsi untuk: Menghasilkan sel darah merah. Menjaga kesehatan sistem saraf. Mungkin biar nggak marah-marah terus kali, ya. Melepaskan energi dari makanan yang dikonsumsi. Memproses asam folat. Membantu dalam proses sintesis DNA. Sedangkan untuk kulit, B12 berfungsi untuk: Mencegah kulit kusam. Mencegah kulit kering. Mencegah kulit bertambah gelap. Tapi, nggak bikin kulit jadi pucat karena kulit terlalu pucat adalah salah satu akibat dari kurangnya vitamin...

Kerugian Memiliki Muka Dermawan Seperti Kak Uung

By on May 31, 2016 in Diary

Keluarga gue bilang, muka gue judes, galak, dan bengis. Begitu juga dengan teman-teman gue lainnya. Dan tak bosan-bosannya gue bertanya ke Kak RG, ‘Kak, gue galak nggak?’. Dengan tegas dia menjawab ‘GALAK, Kak!’. Harusnya dia ngerti dong, kalau cewek udah bertanya berkali-kali berarti cewek itu pengin agar pacarnya mengubah jawabannya. Bukan berarti gue nggak suka dibilang galak, lho. Demi Dewa! Tapi, karena gue merasa bahwa muka gue nggak galak sama sekali. Gue cukup punya banyak pengalaman, di mana gue dianggap dermawan (suka memberi). Dermawan dalam arti suka memberikan pinjaman atau piutang. Gue sendiri bingung, kenapa banyak banget yang mau berhutang sama gue. Bukan karena muka gue mirip pemilik bank atau lintah darat, kan? Pasti karena muka gue dianggap baik banget bak malaikat. Ya, emang kenyataannya begitu, kok.   Nih ya, gue ceritain soal riwayat gue sebagai orang yang dianggap sangat dermawan, deh. Tahun 2007 akhir, gue pernah deket sama si Rohim (bukan nama sebenarnya) yang pernah gue ceritain di sini. Setelah si Rohim kabur dan menghilang begitu aja, dia tiba-tiba menghubungi gue ketika Valentine tahun 2008 silam buat ucapin Happy Valentine bla bla bla palanya peyang! Selang beberapa menit dia ucapin Happy Valentine, dia malah curhat di SMS bahwa dia lagi alamin masalah berat. Dia bilang adiknya kalah judi bola di kecamatan, terus ditangkap polisi dan dia butuh duit Rp 2 juta buat tebus adiknya supaya bisa dibebasin polisi. Terus gue cuma jawab ‘Oh’. Karena, gue pikir dia cuma cerita dan minta gue jadi pendengar. Gue tahu sih, maksudnya mau pinjam duit, tapi gue pura-pura bego aja. Hihihi… Lalu, Rohim jelasin lagi bahwa dia lagi butuh bantuan duit. Gue jelas ogah buat bantuin, emang di mana bapak sama emaknya? Kenapa malah pinjam duitnya sama gue? Apa Rohim melihat gue bak Bank Capek Antri yang suka kasih pinjaman duit? Kalau...

Cari Steak di Mal Susahnya Kayak Cari Jodoh

By on May 30, 2016 in Diary, Food Porn

Sejak kerja di pegipegi.com, rumah ketiga gue adalah Lippo Mall Puri. Jadi, jangan heran jika kalian sering lihat Kak Uung ada di Lippo Mall Puri lagi nongkrong atau cuci mata. Dan setiap kali gue lewatin depan Lippo Mall Puri, pasti gue melihat ada tulisan Outback Steakhouse yang mentereng ngejreng warna merah. Setiap kali lihat tulisan itu, bawaannya pasti pengin makan steak. Karena, Outback Steakhouse memang toko steak, bukan toko kerajinan tangan. Tapi, begitu masuk ke dalam, hasrat ingin makan steak hilang begitu aja dan gue malah makan yang lain. Soalnya, setiap kali masuk ke dalam, gue nggak pernah melihat ada pintu masuk Outback Steakhouse sama sekali. Tanggal 25 Mei kemarin, bertepatan dengan ultah gue, gue dan Kak RG bertekad untuk makan di sana. Jangan sampai tergoda sama resto lain yang lebih mudah ditemukan! Ternyata, letak Outback Steakhouse memang agak menjorok di ujung sana dan agak ribet waktu nyari pintu masuknya. Coba kalau bisa masuk dari jendela depan, kan lebih enak! Begitu masuk, kalian harus cari ekskalator yang ada di samping atrium, lalu lihat ke kanan, baru deh ketemu tulisan Outback Steakhouse warna merah. Perjalanan menemukan Outback Steakhouse memang berat. Seberat perjalanan Sun Go Kong dan kawan-kawan menemukan kitab suci di barat! Atau bisa juga dibilang, kayak mencari jodoh. Sebenarnya udah ada di depan mata, tapi kok nggak berasa bahwa orang itu sebenarnya jodoh kita? Nah, lho! Itu karena kita juga butuh kepekaan saat menemukan jodoh sama kayak saat cari kedai steak di mal. Menurut pengamatan Kak Uung, suasana interior Outback Steakhouse mirip kedai steak pada umumnya. Cozy dan nyaman, tapi jadul, apalagi ruangannya emang remang-remang. Menu-menu yang Kak Uung dan Kak RG pesan adalah: 1. Ribeye 8 oz (226.796 gram) Harganya Rp 282.900 dengan tambahan kentang goreng dan jagung gratis. Gue minta dimasak well done (mateng banget) supaya terhindar...

BD Team Ternyata Penipu!

By on May 28, 2016 in Diary

Tanggal 25 Mei 2016 kemarin adalah hari yang berbahagia buat gue. Karena, di hari itu gue ulang tahun yang ke-17 dan merupakan ulang tahun pertama gue di pegipegi.com. Sebagai anak baru yang lugu dan tak berdaya, pastinya pas ulang tahun berharap dikasih surprise sama bos dan temen-temen kantor. Tapi, kenyataan berkata lain. Soalnya, waktu masih pagi aja, banyak banget yang ucapin gue selamat ulang tahun. Dan itu bikin gue KZL. Bukannya nggak pengin diucapin selamat ulang tahun, tapi setidaknya pura-pura lupa dulu, dong. Sorenya baru kompak ucapin terus bawain kue tart, balon, konfeti, dan lain-lain. Apalagi yang namanya wanita pasti ingin dimengerti, eh, di-surprisein maksudnya. Gue pengin deh, sekali-kali pas ulang tahun, tiba-tiba ada yang datang ke rumah gue dengan perut melendung karena hamil, terus dia minta gue tanggung jawab. Yang kayak begitu baru heboh surprise-nya! Tapi, yang gue terima ketika ulang tahun kemarin jauh dari yang gue harapkan. Soalnya, Anas langsung buka website jualan kue tart dan langsung nyuruh gue buat pilih kue. Kecewa banget, deh. Masa beli kue bilang-bilang? Orang mah diem-diem gitu. Dan terpaksa gue pilih kuenya. Tadinya, gue mau pilih kue yang rasanya paling nggak enak sekalian, biar pada tahu rasa. Tapi, nanti yang rugi juga gue! Jadi, gue terpaksa pilih yang enak, tapi jadul, yaitu black forest. Meskipun gue masih 17 tahun, tapi selera gue emang vintage banget! “Telepon sendiri, ya, Cik. Aku lagi sibuk. Nih, aku kasih nomor teleponnya,” bilang Anas. “Heh, gila aja! Terus, gue sendiri yang nulis mau ucapannya apa?” tanya gue geram. “Iya, Cik. Dulu Kitty juga begitu, kok. Minta tulisin di kue ‘Happy Birthday Kitty’, pesannya atas nama Kitty.” Dasar kantor yang aneh. Begitu pikir gue dalam hati. Lalu, gue telepon si toko kue pakai telepon kantor, tapi nggak diangkat-angkat teleponnya. Tapi, begitu gue telepon pakai hape pribadi, si...

Ternyata Isyana Sarasvati Belanja Online di …

By on May 23, 2016 in Diary

Baru-baru ini, lagi marak soal Isyana Sarasvati yang lakuin blunder sampai dua kali dan dianggap merugikan pihak-pihak yang kerjasama bareng dia. Buat yang udah pikun, mungkin lupa sama kisah Isyana yang lakuin blunder. Ceritanya, ada berita di koran yang bilang bahwa Isyana takut tertipu saat belanja online. Beritanya kayak begini. Terus, media sosial pun ramai omongin berita ini. Soalnya, Isyana kan brand ambassador Tokopedia yang seharusnya ajarin orang-orang buat belanja online, terutama di Tokopedia. Tapi, kok dia malah bilang takut tertipu saat belanja online? Lalu, Isyana pun bilang di Twitter bahwa bener banget dia nggak berani belanja online, kecuali di Tokopedia. Abis itu, masalah nggak kelar begitu aja, Bray. Karena, ada aja oknum yang cari kesalahan Isyana. Dan kesalahan itu gampang banget buat ditemuin kayak temuin semut dalam nasi tumpeng. Ada aja yang ngeh, Isyana nge-tweet pakai iPhone, padahal dia brand ambassador Oppo. Makin di-bully, deh! Udah jatuh ketimpa tangga, itulah yang dirasakan Isyana. Kalau kalian jadi Isyana, pasti galaunya setengah mati. Apalagi, sekarang dia lagi naik daun, pastinya Isyana nggak cuma punya kipas angin (baca: fans) yang bisa dibeli di Tokopedia, tapi juga haters. Isyana pasti jadi takut di-bully terus, atau nantinya malah nggak dapat job lagi. Ya gitu, deh, namanya juga pekerjaan, pasti ada risikonya, terutama kalau bayarannya mahal. Jadi, jangan pikir, jadi artis itu enak, tinggal pasang tampang cakep terus joget-joget di kamera, lalu dapet duit banyak! Semua pekerjaan ada risikonya tau! Jadi tukang es krim aja harus jaga-jaga, jangan sampe adonan es krimnya kejatuhan cicak. Kalau sampe kejatuhan cicak, terus pelanggan nemu cicak dalam es krim, pasti langsung dikecam netizen! Itu baru urusan cicak, belum urusan lainnya lagi, Kak! Oke, lupakan soal cicak dalam es krim. Balik ke soal Isyana, yuk! Untuk mencegah masalah makin panjang, Isyana pun menjelaskan semuanya lewat Twitter. Pastinya, kalian udah...

6 Langkah Tampak Lebih Muda dengan Bio Essence Royal Jelly + ATP

By on May 8, 2016 in Beauty, Diary, Review Produk

8 April 2016 kemarin, bertempat di The Maestro, Plaza Indonesia, gue diundang ke acara Beauty Secret Talkshow bareng Bio Essence, brand kecantikan terkenal asal Singapura yang baru aja dirilis di Indonesia. Yang bikin gue tertarik buat datang ke acara ini adalah produk Bio Essence dengan Royal Jelly + ATP yang dirilis di acara tersebut katanya bisa bikin muka kita terlihat lebih muda. Produk tersebut dipercaya bisa bikin bentuk muka kita yang sudah nggak V shape, jadi kembali V shape. Nggak bisa dipungkiri sih, bentuk muka V shape memang bakal bikin muka kita terlihat lebih muda ketimbang bentuk lainnya. Bentuk V shape di muka memang sudah terbentuk dari lahir dan tergantung kodrat masing-masing. Tapi, seiring bertambahnya usia, kadar V shape di muka makin berkurang. Yang dulunya V shape, sekarang jadi nggak V shape lagi, yang dulunya kotak atau bulet, sekarang makin kotak atau bulet. Dan itu bikin kita terlihat lebih tua. Selain karena proses penuaan, bentuk muka yang mengarah ke bulat atau kotak bisa juga disebabkan karena pengaruh kenaikan berat badan dan kurangnya olahraga. Kalau nggak percaya, coba deh lihat muka Dian Sastro di Ada Apa dengan Cinta 1 (AADC 1) dan di  AADC 2. Coba lihat, lebih V shape yang mana? Haish, gue kok malah jadi ngomongin orang. Hahaha… Atau yang lebih gampang, coba lihat muka kalian waktu SMA, deh. Kalau muka gue pas SMA sih kayak begini. Mending nggak usah dilihat, kan? Gimana kalau lanjut aja ke review rangkaian produk Bio Essence Royal Jelly + ATP? Ini dia seperangkat sholatnya, eh, seperangkat Bio Essence Royal Jelly + ATP maksudnya! Hahaha… Supaya proses pembentuk V shape lebih maksimal, tentunya kita harus melakukan perawatan dari dasar dulu, seperti exfoliating, cuci muka, toner, essence, baru deh face lifting! Langkah-langkahnya seperti berikut. 1. Deep Exfoliating Gel with Royal Jelly + ATP Sel kulit mati bukan cuma bikin kulit kusam dan berminyak,...

Page 5 of 26« First...34567...1020...Last »
Top

Makasih udah baca sampai selesai kak!

Biar nggak ketinggalan post terbaru, like facebook page gue ya…

mariskatracy-rock

 

The official website of blogger, book author, and eating champion Mariska Tracy