FacebookTwitter
Page 5 of 9« First...34567...Last »

Review NYX Matte Lipstick (Rouge à lèvres Mat)

By on Sep 11, 2015 in Beauty, Diary, Review Produk

Sebagai model papan catur, gue harus menjaga penampilan. Jadi, warna lipstik gue nggak boleh itu-itu aja dong. Akhirnya, gue pun beli lipstik baru merk NYX di Grand Indonesia. Meskipun harganya nggak sampe Rp500 ribu kayak lipstik yang diributin di Path, tapi gue suka banget kok sama lipstiknya. Menurut gue sih, berapa pun harga lipstiknya, semua kembali lagi ke pemilik muka. Kalau mukanya ngartis banget kayak gue, pake lipstik yang harganya goceng aja udah bagus banget. Ya, paling abis itu bibirnya langsung melepuh karena lipstik tersebut ternyata mengandung melanin. Lipstik NYX yang gue beli adalah seri Matte Lipstik (Rouge à lèvres Mat) yang kodenya MLS02 Shocking Pink (Rose Intense) dan MLS10 Perfect Red (Rouge Parfait). Gue pilih seri matte karena gue nggak suka bibir yang terlihat glossy. Bibir glossy bikin bibir kelihatan berminyak kayak abis makan gorengan sepanci dan bikin bibir terlihat lebih gede segede rumah konglomerat. Soal warna, gue pilih yang shocking pink karena gue emang suka banget sama warna pink yang ngejreng, ketimbang yang soft. Kalau bahasa gay-nya fuschia. Dan gue juga pilih perfect red karena gue lagi pengin memberanikan diri pake lipstik merah cabe. Bukan karena ingin jadi cabe-cabean, tapi gue cuma ingin tampil lebih berani. Sebelumnya, kalau gue pake lipstik merah cabe, pas ngaca, gue berasa kayak bencong. Mindset itu harus gue ubah. Yang menganggap diri gue bencong adalah diri sendiri, padahal orang lain belum tentu. Jadi, ketika gue merasa lipstik itu bagus di bibir gue, gue yakin orang lain juga bakal melihatnya seperti itu. Ciyeeee… Kalau pas pake yang warna shocking pink, muka gue jadi begini. Ucul kan? Hahaha… Selain warnanya ucul, yang bikin gue suka banget sama lipstik ini adalah warnanya tahan lama banget, Bray! Jangan-jangan kalau nggak cuci muka dan mandi, lipstiknya nggak bakal hilang dari bibir! Setelah gue pake selama 7 jam full...

First Impression Review: Za Energy Water Skin Lotion

By on Jul 12, 2015 in Beauty, Diary, Review Produk

Kali ini, gue mau review barang gratisan. Bukan karena gue di-endorse, tapi karena gue dapet produk ini dari lomba fashion show di kantor. Nama produknya adalah Za Energy Water Skin Lotion. Pas gue terima produk ini, yang kepikiran di kepala gue adalah Beauty Water yang pernah gue review. Za Energy Water Skin Lotion ini bermanfaat untuk menyegarkan kembali kulit kita karena air ini mengandung vitamin B5 dan mineral. Bisa digunakan untuk kulit wajah dan tubuh. Pakenya juga gampang tinggal disemprotin aja. Dan, dalam sehari, bisa dipake berulang-ulang. Pas gue cium aromanya, baunya hampir mirip kayak air putih biasa dengan sedikit efek “obat”. Tapi, nggak menyengat, kok. Terus gue semprotin ke muka. Terus mata gue agak sepet. Kampret banget, deh! Soalnya, gue lupa merem. Meskipun nggak mengandung alkohol dan bahan aneh-aneh, tetep aja rasanya nggak enak kalau kena mata. Begitu air ini kena di kulit, kulit jadi seger, sih, tapi efeknya nggak ‘wah’. Biasa aja malah. Katanya, air ini juga bisa digunakan sebagai lotion untuk kaki dan tangan. Kulit kaki dan tangan jadi halus, sih, tapi nggak terlalu melembapkan. Masih lebih lembap kalau kalian pake hand and body lotion! Hebatnya sih, air ini bisa dipake sesudah kita mengaplikasikan makeup. Gue coba semprotin airnya ke muka yang udah diolesin makeup dan nggak luntur, Kak! Air pun tetap menyerap tanpa melunturkan makeup! Dan, tiba saatnya, Kak Uung membuat kesimpulan, yaitu: Kelebihan: (+) Packaging-nya menarik dan mudah dibawa ke mana-mana. (+) Nggak bikin makeup luntur. (+) Gampang dipakenya. Kekurangan: (-) Gue nggak tau berapa harganya. Kalau diliat dari merk-nya, sepertinya mahal, ya! (-) Kualitas terasa standar. Nggak ada efek yang hebat gimana gitu. (-) Kalau kena mata nggak enak. (-) Kurang moisturize. Next Purchase: No. Kalau dapet gratisan, sih, nggak nolak! Hahaha… Foto: Mariska...

Review Shampoo BSY NONI Black Hair Magic

By on Jul 12, 2015 in Beauty, Diary, Review Produk

Gue lebih sering dibuat galau sama rambut gue sendiri, ketimbang dibuat galau oleh lelaki. Pasalnya, semua orang tau bahwa warna rambut gue udah nggak jelas. Atasnya item, tengahnya cokelat, bawahnya kuning. Nggak jelas banget kayak kasus lumpur di seberang sana. Kira-kira, kayak begini deh hancurnya warna rambut gue. Sekilas kayak ombre, ya! Kok rambut gue makin pendek? Iya, soalnya gue sempet potong rambut. Dan, gue potongnya sendiri, tanpa bantuan Kak RG atau teman. Gue bisa potong rambut sendiri, bukan karena gue udah belajar potong rambut di Korea, tapi karena potongnya emang gampang. Cuma potong rata. Gue rasa anak TK juga bisa. Hasilnya juga lumayan, kan? Pada bilang bagus. Ciyeee… Gue potong kayak begitu karena gue cuma pengin meratakan potongan rambut aja. Pas kemarin kan model rambut gue layer gitu. Depannya pendek dan belakangnya panjang. Ternyata, gue nggak suka sama model rambut kayak begitu. Ya uda deh, gue babat abis aja sampe segitu! Toh, dari dulu gue emang pengin punya rambut pendek dan keriting. Kalau kalian liat kondisi rambut gue, pasti kalian bisa merasakan betapa kejamnya cream bleaching rambut. Mungkin efeknya seperti nikotin yang menggerogoti paru-paru. Untuk ke depannya, gue udah nggak mau lagi main bleaching-bleachingan! Kalau mau warnain rambut pake warna aneh-aneh, mending gue pake wig. Rambut gue nggak bakal rusak dan gue tetap bisa bergaya bak anak gaul Jakarta. Karena gue cukup frustasi menghadapi kondisi rambut gue, gue pun memutuskan untuk menghitamkan rambut. Seperti biasanya, gue lebih suka hal-hal yang praktis, tanpa perlu berangkat ke salon, sehingga gue memutuskan buat cari black shampoo. Itu lho, itemin rambut praktis dengan cara shampoo-an aja. Dulu, gue pernah beberapa kali pake cara ini dan cukup berhasil, kok. Asalkan, abis itemin rambut pake shampoo, jangan langsung keritingin rambut atau smoothing. Karena, obat keriting atau smoothing bisa bikin warna cat rambut luntur! Gue...

Review Lipstik NYX Chunky Dunk Hydrating Lippie

By on Jun 8, 2015 in Beauty, Diary, Review Produk

Suatu hari, tumben-tumbennya gue nafsu cari lipstik! Biasanya, gue woles banget kalau nyari lipstik. Nggak punya yang baru juga nggak apa-apa. Alhamdulillah, di rumah masih ada lipstik lama yang nggak abis-abis. Tapi, kemarin tumben-tumbennya gue bertekad buat dapetin lipstik ungu! Biar bisa dipake buat cap bibir di buku terbaru gue yang juga ber-cover ungu. Supaya klop, Kak! Ketika itu,  mal udah mau tutup, tapi pengunjungnya masih rame banget! Banyak cewek yang haus akan lipstik di sana. Nggak heran kalau Mbak-mbak SPG di counter NYX, Grand Indonesia kewalahan. Udah gitu, banyak lipstik yang udah abis. Nggak ngerti deh, pake jampi-jampi apa tuh counter. Kok laku banget kayak jualan kacang tanah, ya! Karena udah banyak lipstik yang abis, lipstik ungu incaran gue yang warnanya kira-kira mendekati warna sampul buku juga ikutan abis. KZL, Kak! Karena udah malam dan nggak pengin bolak-balik, akhirnya gue “terpaksa” memilih lipstik NYX Chunky Drunk Hydrating Lippie dengan seri CDHL07 Berry Mojito. Hahaha… miris banget, deh, soalnya warna ungunya nggak sama. Tapi, ya, udahlah nggak apa-apa daripada nggak ada. Yang penting warnanya sama-sama ungu. Nah, kayak gitu cap bibir di buku yang gue maksud. Hahaha… setelah dikenain pake bibir ke atas kertas, warnanya lumayan menyatu sama warna pembatas buku. Hore! Jikalah kalian udah beli buku ini dan pengin minta tanda tangan atau cap bibir ke gue, boleh banget, lho! Minta cap bibir 10 biji juga gue beri! Selamat membaca buku Happy Tummy, ya! Kalau itu pas dipakein ke bibir gue. Bagus juga, ya! Iyalah, kalau gue yang pake hasilnya pasti bagus. Nggak pernah jelek. Hahaha… Dari hasil pengamatan gue, lipstik ini cukup melembapkan bibir, jadi pas dipake nggak bikin bibir kering. Tapi, hasilnya tetap tampak matte. Asalkan nggak digosok-gosok tuh bibir, lipstik ini cukup tahan lama kok di bibir. Soalnya, pas gue makan dan minum macem-macem, terus...

Review Kacamata Gunnar

By on Jun 7, 2015 in Diary, Review Produk

Masih inget sama komputer cembung zaman dulu yang bisa dipakein pelapis supaya mata kita nggak rusak waktu natap tuh layar komputer lama-lama? Berhubung komputer zaman sekarang udah nggak cembung lagi, pelapis kayak begitu udah nggak dipake lagi. Jadi, mata semua orang rusak deh gara-gara kelamaan pake komputer. Minus pun banyak yang bertambah dan nggak heran kalau banyak perempuan yang lahirannya di-caesar. Satu-satunya orang yang matanya nggak pernah rusak meskipun sering duduk di depan PC adalah Kak RG. Nggak tau, deh, dia pake jampi-jampi apaan. Ternyata, salah satu rahasianya adalah pake kacamata Gunnar. Katanya sih,  kalau pake kacamata ini berguna banget buat main Dota. Bisa bikin dia menang terus! Coba kalau kacamata ini bisa dipake buat judi bola, mungkin gue bakal rutin judi bola. Berhubung sebentar lagi gue bakal kerja di rumah terus dan lebih sering pantengin layar PC, Kak RG pun memberikan gue seperangkat alat Gunnar. Eh, eh, btw, ngapain gue bakal sering di rumah? Jadi hansip? Belum bisa gue kasih tau, Bray. Tapi, gue bakal cerita lebih lengkap lagi di update-an selanjutnya. Makanya, di-subscribe, dong. Hehehe… Kenapa harus pake Gunnar? Soalnya, di zaman sekarang ini, hidup kita terpaku sama layar PC, hape, tablet, dan lain-lain yang bisa bikin mata kita menerima cahaya berintensitas tinggi. Hal itu bisa menyebabkan kita mengalami stres secara visual, mata lelah, mata kering, iritasi, bahkan sakit kepala. Makanya, kalau bisa sih pake Gunnar aja karena Gunnar punya banyak manfaat, Nggak cuma mengurangi ketegangan, stres, dan kelelahan pada mata karena kebanyakan lihat layar PC, tapi Gunnar juga bermanfaat untuk meningkatkan penglihatan di sekeliling kita, juga meningkatkan detail dan fokus. Terus, ya, kemarin gue sempat pake ini di kantor buat kerjain artikel, nggak berasa udah 2 artikel yang selesai! Ternyata, Gunnar ini bisa bikin kita nggak enek liat layar PC lama-lama. Kalau bisa bikin kita lebih...

Review Masker Tanah Liat (Ghassoul Clay)

By on May 23, 2015 in Beauty, Diary, Review Produk

Kata Mastini, masker tanah liat ini baunya kayak bandot. Hahaha… Setelah gue cium, emang bener sih agak bandot gimana gitu. Tapi, gue suka sih sama hasilnya. Mungkin banyak yang belum pernah denger soal masker ini. Nama gampangnya masker tanah liat, nama ribetnya Ghassoul Clay. Kalau diliat dari packaging-nya, banyak banget bahasa aliennya. Bikin gue bingung bacanya harus kayak gimana. Kemasannya terlihat nggak gede-gede amat, tapi isinya banyak juga, lho. 500 gram, Kak! Kalau diitung ke kg, jadi 1/2 kg. Udah kayak jatah makan beras gue selama bertahun-tahun. Gue beli Ghassoul di www.AgenGrosir.com. Sebenernya, gue pernah beli Ghassoul pas zaman kuliah. Saking banyaknya nih masker, gue sampe bagi dua sama Kak Susi. Udah dibagi dua aja, abisnya lama banget! Soalnya, bentuknya itu kayak lempungan yang udah pecah-pecah. Pakenya juga nggak perlu banyak-banyak. Cuma perlu pake sedikit pecahan, terus dicampur sama air hangat. Kalau udah dicampur air hangat, terus dioles ke muka, jadinya kayak begini. Tinggal tunggu 10-15 menit, muka lo pasti mengeras kayak abis disemenin. Abis itu tinggal bilas pake air. Kalau bisa sih bilasnya pake air hangat. Soalnya, bersihin sisa Ghassoul di muka itu PR banget kalau cuma pake air biasa. Agak susah bersihnya. Abis gue bilas sampe bersih, kulit berasa bersih banget, halus, dan lebih kenceng. Udah gitu, kulit juga jadi nggak berminyak. Pas bangun tidur pun, kulit tetap nggak berminyak, tapi nggak bikin kulit jadi kekeringan. Kalau misalnya kalian punya kulit wajah yang kering banget, lebih baik sih campurin masker tanah liat ini dengan olive oil supaya nggak bikn kulit kering dan iritasi. Kok ampuh banget, ya? Padahal baunya amit-amit kayak bau bandot! Maklum aja, namanya juga skin care yang menggunakan bahan alami. Ghassoul diambil dari sebuah tanah kuno yang bersumber di pegunungan Atlas, negara Maroko. Ghassoul ini sudah banyak digunakan oleh perempuan Timur Tengah untuk perawatan...

Page 5 of 9« First...34567...Last »
Top

Makasih udah baca sampai selesai kak!

Biar nggak ketinggalan post terbaru, like facebook page gue ya…

mariskatracy-rock

 

The official website of blogger, book author, and eating champion Mariska Tracy