FacebookTwitter
Page 5 of 9« First...34567...Last »

Review L.A. Girl Matte Flat Velvet Lipstick

By on Nov 11, 2015 in Beauty, Diary, Review Produk

Gara-gara lihat Cicik fashion blogger Olivia Fabrianne pake lipstik warna hitam, gue jadi kena racun dan akhirnya cari lipstik sejenis itu di online shop. Hahaha… Tapi, gue nggak pengin pake yang warna hitam, gue lebih pengin pake yang warna biru atau hijau tua gitu. Setelah gue telusuri Instagram, gue ketemu lipstik L.A. Girl Matte Flat Velvet Lipstick warna blue valentine. Dengan lipstik ini, bibir kita bisa jadi cetar membahani kayak dajjal. Hahaha… Siap-siap aja dilihatin orang-orang sampe jaw drop kalau jalan di mal, kebun binatang, sekolah, rumah sakit, dan lain sebagainya. Karena orang-orang kan cuma menganggap bahwa lipstik yang etis itu warnanya kalau nggak merah, ya, pink! Dasar orang-orang kuno! Kembali aja ke zaman di mana Cleopatra masih hidup! Meskipun terlihat aneh, tapi gue suka banget sama lipstik ini. Kalau kalian udah kenal gue lama, pasti nggak heran kenapa gue suka banget sama lipstik ini. Ini hasilnya. Gue selfie pake lipstik itu di toilet Blitz Grand Indonesia. Bagus, ya, hasil selfienya! Soalnya lampunya banyak dan terang bingit. Kalau kata orang-orang, toiletnya cocok buat foto studio atau foto pre-wedding. Hahaha… Saking bagusnya, gue nggak perlu pake filter apa pun. Camera 360 mah lewat, Cuy! Dan abaikan aja alis gue yang masih hitamnya masih terlalu cetar karena gue baru aja me-retouch sulam alis gue. Nanti kalau udah lewat masa pengelupasan, gue bakal review soal sulam alisnya di blog ini, deh. Kalau pake lipstik biru gelap, tapi ada nuansa sedikit elektrik kayak begitu, kayaknya gigi berasa lebih putih, ya? Duh, gue jadi pengin cari warna lain lagi yang lebih membahana jadinya! Hehehe… Nah, kalau difoto malam-malam di luar ruangan, hasilnya jadi lebih gelap. Kalau di-zoom lebih dekat, barulah kelihat birunya. Tergantung mata batin masing-masing yang lihat, sih. Setelah jadi rebel karena pake lipstik super cetar membahana ini, gue pun membuat kesimpulan: Kelebihan:...

Victoria Secret Bombshell: Parfum Favorit Kak Uung

By on Oct 13, 2015 in Beauty, Diary, Review Produk

Gue pernah nge-post foto parfum ini di Instagram dan janji bakal review di blog, tapi baru di-review sekarang. Padahal janjinya udah sebulan yang lalu. Maafkan Kak Uung, ya, kawan-kawan. Setelah mencari parfum yang cocok selama bertahun-tahun, akhirnya nemu parfum Victoria Secret Bombshell yang menurut gue oke banget! Karena selama ini gue nggak terlalu suka sama parfum bau bunga-bunga yang terlalu cewek banget. Najis tralala. Kak RG juga begitu. Katanya, dulu dia suka sama parfum Estee Lauder, tapi sekarang udah berubah pikiran karena kalau dipikir-pikir baunya kayak jablay. Pas gue cium, emang bener sih baunya kayak jablay. Kalau waktu itu nggak main ke outlet Victoria Secret, Mal Kelapa Gading, kayaknya nggak bakal nemu parfum ini, deh.  Abis semprat-semprot beberapa parfum ke kertas putih dan coba cium semua aromanya sampe idung mati rasa, akhirnya pilihan kami jatuh ke parfum Victoria Secret Bombshell. Kata SPG-nya, yang jenis Bombshell ini merupakan salah satu parfum best seller di sana. Meskipun packagingnya nggak seunyu jenis lainnya. Sayangnya gue nggak sempat foto jenis lainnya yang unyu-unyu itu. Nih, gue kasih liat packaging yang Bombshell aja, ya! Mungkin karena udah best seller kali, ya, jadi packaging-nya mau dibikin biasa aja juga nggak jadi masalah. Toh, tetep banyak yang mau! Kalau parfum Victoria Secret jenis lain yang baunya aneh-aneh itulah yang harus bekerja keras menjual diri mereka dengan packaging yang lebih unyu dan menarik. Tapi, yang Bomshell ini tetep cantik kok bentuknya! Apalagi warnanya pink. Iya, biarpun macho-macho begitu, gue tetep suka warna pink, kok. Sesuai sama jargonnya ‘Sexy Today, Sexy Tomorrow, Sexy Forever‘, parfum ini diciptakan khusus untuk cewek bombshell yang seksi, percaya diri, glamor, dan feminin. Kesannya sih perempuan banget, tapi bukan hal itu yang bikin gue tertarik sama parfum ini. Gue tertarik sama parfum ini dari aromanya yang mengandung unsur buah-buahan, makanan, dan aroma bunganya...

Review Color In Liquid Lips Etude House

By on Oct 9, 2015 in Beauty, Diary, Review Produk

Salah satu warna lipstik yang gue suka adalah oranye. Kemarin, gue sempat pesan lipstik oranye merk Etude House di salah satu online shop. Pesannya di online shop supaya harganya jauh lebih murah. Bisa beda sampe setengah harga, Cuy! Dasar Cina! Jenis lipstik yang gue pesan adalah Color In Liquid Lips seri OR205. Kayak biasanya, beauty product dari Etude House packaging-nya selalu menarik. Gue nggak nyangka, lho, bakal ada kardusnya! Kalau dalamnya, bentuknya kayak begini. Judulnya lipstik cair, tapi bentuknya kok kayak lipstik batangan? Ternyata bagian bawahnya masih bisa dibuka dan di dalamnya ada kuas! Ucul, ya! Abis itu tinggal diolesin ke bibir deh, lipstiknya! Hasilnya jadi kayak begini di bibir. Yang foto kedua itu adalah hasil jepretan @ronnymotret saingan @riomotret, fotografer terkenal di Instagram yang udah sering fotoin seleb-seleb. Siapakah @ronnymotret? Nanti bakal gue ceritain di blog ini, deh! Btw, gue suka sama hasil pulasan oranye di bibir gue. Meskipun lipstiknya cair, tapi hasilnya nggak se-glossy kayak pake lip gloss. Masih terlihat agak matte. Warna oranyenya juga sweet dan ucul! Dan tiba saatnya Kak Uung membuat kesimpulan tentang beauty product Korea ini. Kelebihan: (+) Packaging-nya ucul. (+) Warnanya bagus. (+) Harganya lumayan terjangkau karena belinya di online shop. @ Rp115 ribu. Belinya di Instagram mybeautywonder. Kekurangan: (-) Kadang lipstiknya gampang nempel di gigi. (-) Warnanya nggak tahan lama. Kalau makannya brutal cepet pudar. Foto: Mariska, @ronnymotret...

Review NYX Matte Lipstick (Rouge à lèvres Mat)

By on Sep 11, 2015 in Beauty, Diary, Review Produk

Sebagai model papan catur, gue harus menjaga penampilan. Jadi, warna lipstik gue nggak boleh itu-itu aja dong. Akhirnya, gue pun beli lipstik baru merk NYX di Grand Indonesia. Meskipun harganya nggak sampe Rp500 ribu kayak lipstik yang diributin di Path, tapi gue suka banget kok sama lipstiknya. Menurut gue sih, berapa pun harga lipstiknya, semua kembali lagi ke pemilik muka. Kalau mukanya ngartis banget kayak gue, pake lipstik yang harganya goceng aja udah bagus banget. Ya, paling abis itu bibirnya langsung melepuh karena lipstik tersebut ternyata mengandung melanin. Lipstik NYX yang gue beli adalah seri Matte Lipstik (Rouge à lèvres Mat) yang kodenya MLS02 Shocking Pink (Rose Intense) dan MLS10 Perfect Red (Rouge Parfait). Gue pilih seri matte karena gue nggak suka bibir yang terlihat glossy. Bibir glossy bikin bibir kelihatan berminyak kayak abis makan gorengan sepanci dan bikin bibir terlihat lebih gede segede rumah konglomerat. Soal warna, gue pilih yang shocking pink karena gue emang suka banget sama warna pink yang ngejreng, ketimbang yang soft. Kalau bahasa gay-nya fuschia. Dan gue juga pilih perfect red karena gue lagi pengin memberanikan diri pake lipstik merah cabe. Bukan karena ingin jadi cabe-cabean, tapi gue cuma ingin tampil lebih berani. Sebelumnya, kalau gue pake lipstik merah cabe, pas ngaca, gue berasa kayak bencong. Mindset itu harus gue ubah. Yang menganggap diri gue bencong adalah diri sendiri, padahal orang lain belum tentu. Jadi, ketika gue merasa lipstik itu bagus di bibir gue, gue yakin orang lain juga bakal melihatnya seperti itu. Ciyeeee… Kalau pas pake yang warna shocking pink, muka gue jadi begini. Ucul kan? Hahaha… Selain warnanya ucul, yang bikin gue suka banget sama lipstik ini adalah warnanya tahan lama banget, Bray! Jangan-jangan kalau nggak cuci muka dan mandi, lipstiknya nggak bakal hilang dari bibir! Setelah gue pake selama 7 jam full...

First Impression Review: Za Energy Water Skin Lotion

By on Jul 12, 2015 in Beauty, Diary, Review Produk

Kali ini, gue mau review barang gratisan. Bukan karena gue di-endorse, tapi karena gue dapet produk ini dari lomba fashion show di kantor. Nama produknya adalah Za Energy Water Skin Lotion. Pas gue terima produk ini, yang kepikiran di kepala gue adalah Beauty Water yang pernah gue review. Za Energy Water Skin Lotion ini bermanfaat untuk menyegarkan kembali kulit kita karena air ini mengandung vitamin B5 dan mineral. Bisa digunakan untuk kulit wajah dan tubuh. Pakenya juga gampang tinggal disemprotin aja. Dan, dalam sehari, bisa dipake berulang-ulang. Pas gue cium aromanya, baunya hampir mirip kayak air putih biasa dengan sedikit efek “obat”. Tapi, nggak menyengat, kok. Terus gue semprotin ke muka. Terus mata gue agak sepet. Kampret banget, deh! Soalnya, gue lupa merem. Meskipun nggak mengandung alkohol dan bahan aneh-aneh, tetep aja rasanya nggak enak kalau kena mata. Begitu air ini kena di kulit, kulit jadi seger, sih, tapi efeknya nggak ‘wah’. Biasa aja malah. Katanya, air ini juga bisa digunakan sebagai lotion untuk kaki dan tangan. Kulit kaki dan tangan jadi halus, sih, tapi nggak terlalu melembapkan. Masih lebih lembap kalau kalian pake hand and body lotion! Hebatnya sih, air ini bisa dipake sesudah kita mengaplikasikan makeup. Gue coba semprotin airnya ke muka yang udah diolesin makeup dan nggak luntur, Kak! Air pun tetap menyerap tanpa melunturkan makeup! Dan, tiba saatnya, Kak Uung membuat kesimpulan, yaitu: Kelebihan: (+) Packaging-nya menarik dan mudah dibawa ke mana-mana. (+) Nggak bikin makeup luntur. (+) Gampang dipakenya. Kekurangan: (-) Gue nggak tau berapa harganya. Kalau diliat dari merk-nya, sepertinya mahal, ya! (-) Kualitas terasa standar. Nggak ada efek yang hebat gimana gitu. (-) Kalau kena mata nggak enak. (-) Kurang moisturize. Next Purchase: No. Kalau dapet gratisan, sih, nggak nolak! Hahaha… Foto: Mariska...

Review Shampoo BSY NONI Black Hair Magic

By on Jul 12, 2015 in Beauty, Diary, Review Produk

Gue lebih sering dibuat galau sama rambut gue sendiri, ketimbang dibuat galau oleh lelaki. Pasalnya, semua orang tau bahwa warna rambut gue udah nggak jelas. Atasnya item, tengahnya cokelat, bawahnya kuning. Nggak jelas banget kayak kasus lumpur di seberang sana. Kira-kira, kayak begini deh hancurnya warna rambut gue. Sekilas kayak ombre, ya! Kok rambut gue makin pendek? Iya, soalnya gue sempet potong rambut. Dan, gue potongnya sendiri, tanpa bantuan Kak RG atau teman. Gue bisa potong rambut sendiri, bukan karena gue udah belajar potong rambut di Korea, tapi karena potongnya emang gampang. Cuma potong rata. Gue rasa anak TK juga bisa. Hasilnya juga lumayan, kan? Pada bilang bagus. Ciyeee… Gue potong kayak begitu karena gue cuma pengin meratakan potongan rambut aja. Pas kemarin kan model rambut gue layer gitu. Depannya pendek dan belakangnya panjang. Ternyata, gue nggak suka sama model rambut kayak begitu. Ya uda deh, gue babat abis aja sampe segitu! Toh, dari dulu gue emang pengin punya rambut pendek dan keriting. Kalau kalian liat kondisi rambut gue, pasti kalian bisa merasakan betapa kejamnya cream bleaching rambut. Mungkin efeknya seperti nikotin yang menggerogoti paru-paru. Untuk ke depannya, gue udah nggak mau lagi main bleaching-bleachingan! Kalau mau warnain rambut pake warna aneh-aneh, mending gue pake wig. Rambut gue nggak bakal rusak dan gue tetap bisa bergaya bak anak gaul Jakarta. Karena gue cukup frustasi menghadapi kondisi rambut gue, gue pun memutuskan untuk menghitamkan rambut. Seperti biasanya, gue lebih suka hal-hal yang praktis, tanpa perlu berangkat ke salon, sehingga gue memutuskan buat cari black shampoo. Itu lho, itemin rambut praktis dengan cara shampoo-an aja. Dulu, gue pernah beberapa kali pake cara ini dan cukup berhasil, kok. Asalkan, abis itemin rambut pake shampoo, jangan langsung keritingin rambut atau smoothing. Karena, obat keriting atau smoothing bisa bikin warna cat rambut luntur! Gue...

Page 5 of 9« First...34567...Last »
Top

Makasih udah baca sampai selesai kak!

Biar nggak ketinggalan post terbaru, like facebook page gue ya…

mariskatracy-rock

 

The official website of blogger, book author, and eating champion Mariska Tracy