FacebookTwitter
Page 4 of 34« First...23456...102030...Last »

Ketika Kak Uung Melepaskan Masa Jalang, eh Lajang Maksudnya

By on Jan 2, 2017 in Diary

Sudah lama bingit, ya, Kak Uung nggak nge-blog. Terutama di bulan Desember 2016 kemarin. Nggak ada blog sama sekali. Tentunya, kalian merindukan kehadiran gue di blog ini dong! Hahaha… Maklum aja, kemarin gue lagi sibuk menjalani persiapan buat jadi bini orang. Bukan hanya sibuk menjalani perawatan memberantas bulu-bulu yang tidak diinginkan, tapi Kak Uung juga sibuk mempersiapkan batin agar siap menjadi bini orang. Siap menerima belaian sekaligus transferan dari suami. Untungnya, hari menjadi bini orang sudah terjadi pada 15 Desember 2016 kemarin, jadi gue sekarang udah nggak terlalu sibuk. Masih sibuk sih, tapi nggak terlalu sibuk kayak pas jadi Miss Universe kemarin kok. Sebelum menjadi bini orang, seperti perempuan-perempuan pada umumnya, gue pun melakukan ritual melepas masa jalang, eh lajang maksudnya. Supaya menjadi berkah, gue mengajak ketiga temen deket gue, yaitu Mastini, Susi, dan Hellen untuk pesta lajang bareng. Kenapa cewek semua? Karena, kalau ada cowoknya, namanya jadi pesta mesum. Pesta lajang gue diadakan di Hariston Hotel & Suites (jalan Terusan Bandengan Utara No.1, Penjaringan, Penjagalan, Pluit, Jakarta Utara). Gue pesan kamar di sana pastinya melalui pegipegi, online travel agent yang gue sayangi. Di bulan Desember kemarin, pegipegi punya banyak promo, salah satunya promo kado. Karena pakai promo kado, gue bisa menginap di Hariston dengan harga cuma Rp 347.750* per malam (udah termasuk pajak dan tetek bengek). Murah bingit kan untuk ukuran hotel Jakarta yang biasanya bisa jutaan untuk semalam. Tipe kamar yang Kak Uung pesan adalah Superior Twin with Breakfast. Maksudnya tipe kamar yang pakai ranjang twin (bukan yang buat mesra-mesraan bak suami-istri). Ruangannya emang nggak terlalu luas kayak lapangan bola, tapi lumayan banget buat tidur berempat. Ya, ketahuan deh abis nyelipin dua orang lagi ke kamar. Hihihi… Selain ranjang, di sana juga ada meja kerja, teve, kamar mandi ber-shower, lemari, brankas, pembuat kopi/teh, dan kulkas. Ruangannya terasa bersih dan...

Makan Cantik di Terminal Bus Wrap & Rolls, Pantai Indah Kapuk!

By on Nov 22, 2016 in Diary, Food Porn

Hilluw teman-teman semuanya. Maafkan Kak Uung yang jarang nge-blog karena sibuk menyiapkan royal wedding ala Kerajaan Inggris. Kali ini, gue dan Kak RG mau mengajak kalian buat makan-makan cantik di Wrap & Rolls, Crown Golf Boulevard No. 116, Pantai Indah Kapuk (PIK). Lokasinya masih sederetan dengan 7 Shao Kao. Sebenarnya, tempat makan ini udah hits dari awal tahun 2016, tapi gue baru sempat ke sana pas weekend kemarin. Ya, nggak apa-apa deh, daripada pas datang rame bingit kayak mau antre gaji. Mendingan tunggu agak sepian biar bisa makan dengan nyaman. Begitu sampai ke sana, siapa pun pasti bakal langsung terpesona dengan tempatnya yang ucul. Soalnya, resto ini dibuat seperti terminal bus. Boleh kan, kalau gue mau bahas dress biru yang gue pakai? Gue suka banget sama dress tersebut. Bahannya adem dan nyaman di badan, juga bisa di-setting sesuai dengan ukuran badan karena ada pita di belakangnya. Jadi, segendut apa pun badan kalian, dress ini masih bisa dipakai. Gue beli dress ini di online shop Valentina & Mecca. Kalau mau lihat koleksi lainnya, bisa langsung capcus ke Instagram vmthelabel. Lalu, tak lupa Kak Uung masuk ke dalam Wrap & Rolls. Begitu masuk ke dalamnya, suasana terminal bus makin terasa. Ucul bingit kayak terminal bus di luar negeri. Sebelum lanjut foto-foto, jangan lupa untuk pesan makanan dulu di kasir. Menu di sana nggak terlalu banyak dan porsinya terlihat kecil. Kayaknya emang cuma buat ngemil cantik kali, ya. Seolah-olah cuma buat ganjel perut pas lagi nunggu bus datang. Hihihi… Btw, itu pintu lift dan toilet di belakang gue emang benar-benar berfungsi. Lift-nya bisa dipakai buat ke atas dan ke bawah. Sementara, toiletnya bisa dipakai untuk pipis dan boker. Ya iyalah, masa toilet dipakai buat tidur? Buat makan di sana, kalian bisa pilih, mau makan di atas atau di bawah. Kalau makan di...

Review Sukiya, Mal Of Indonesia (MOI), Kelapa Gading

By on Nov 12, 2016 in Diary, Food Porn

Di blog Kepincut Muka Seram Ceweknya Agus, Kak Uung janji mau cerita soal pengalaman horor lainnya. Ehm, mungkin inilah saat yang tepat untuk cerita yang seram-seram. Jadi, ceritanya gini. Gue udah sering lewatin Sukiya di rumah ketiga gue (Lippo Mal Puri), tapi selalu nggak nafsu buat makan di sana. Nggak tahu kenapa, mungkin karena nafsu makan Kak Uung sudah menurun. Namun, keadaan berbeda ketika gue lagi jalan sama Kak RG ke Mal Of Indonesia (MOI), Kelapa Gading. Pas lewatin depan Sukiya di sana, spontan gue langsung pengin makan di sana. Apa karena peletnya lebih kuat? Nggak juga, sih. Lebih tepatnya karena tempatnya jauh lebih ramai. Apalagi, kebetulan waktu itu lagi weekend. Kami pun berharap agar makanan di Sukiya nggak mengecewakan. Kak Uung memang tidak suka dengan suara cewek Jepang yang centil dan cempreng, apalagi sama lagu Jepang dan anime. Kuping Kak Uung bisa gatal-gatal tak terkira hingga keluar paku. Tapi, kalau soal makanan Jepang, Kak Uung tidak pernah menolak. Habisnya enak, sih. Makanya, gue mau mampir ke Sukiya yang merupakan resto Jepang. Interior Sukiya lumayan lucu sih, tempatnya juga luas dan nyaman bak resto Jepang pada umumnya. Mungkin itulah salah satu faktor yang bikin resto ini ramai. Mau nongkrong berjam-jam pun nggak masalah. Lalu, kami pun memilih makanan. Kalau dilihat di menu sih menarik semua, apalagi ada paket-paketnya. Menu yang kami pesan adalah: 1. Tokyo Ramen Gyoza Set (Rp 49.999) Termasuk murah meriah kan? Ada paket kayak begini di Jakarta dengan harga nyaris Rp 50 ribu aja. Hahaha… Ada ramen, gyoza, dan green tea. Eh, tapi pas dimakan rasanya kok standar, ya? Terutama ramennya. Kayak nothing special gitu. Cuma berasa asin. Yang paling enak dari menu ini adalah green tea-nya! Hahaha… 2. Cheese Curry ukuran reguler (Rp 32.272) Kalau menu pertama kan pesanan Kak RG. Kalau Cheese Curry adalah...

Kepincut Muka Seram Ceweknya Agus

By on Nov 3, 2016 in Diary, Fashion

Bertepatan dengan Hari Raya Halloween tanggal 31 Oktober 2016 kemarin, kantor gue adain pesta kostum Halloween. Hadiahnya menarik banget soalnya senilai dengan kekayaan Donald Trump. Pemenang dipilih per divisi juga individual. Karena hadiahnya gede bingit, gue pun rela berpikir keras buat menentukan makeup dan kostum yang gue pakai, meskipun waktunya mepet. Kalau soal sabet hadiah, gue memang rajin, tapi belum tentu rajin kalau soal kerja! Tadinya, gue mau pakai kostum cereal kayak yang gue pakai di foto pre-wedding gue bersama kekasih. Tapi, kalau pakai kostum itu, gue bingung harus kayak gimana duduknya. Terus, kemungkinan besar gue nggak bakal bisa kerja atau mungkin susah kencing. Soalnya, kostumnya bakal dipakai seharian, Cuy! Jadi, gue lebih memilih buat pakai kostum yang nyaman, tapi greget gitu, lho! Pokoknya, harus menang! Nggak boleh pulang sebelum menang. Hahaha… Kok kompetitif bingit, ya, kayak orang kurang piala! Lalu, tak sengaja gue menemukan postingan Agus (teman kantor gue) di Path yang tengah membuka aib pacarnya sendiri. Dengan dandanan dan kostum Annabelle seperti itu, ceweknya Agus (Nadia) berhasil jadi juara satu di lomba kostum kantornya! Waktu lihat fotonya Nadia, entah kenapa gue jadi terinspirasi buat jadi Annabelle aja. Siapa tahu menang terus langsung jadi tajir. Tapi, yang jadi kendala adalah gue nggak punya cat muka yang bisa bikin kulit wajah putih pucat bak hantu dan gue juga nggak punya kostum ala-ala Annabelle! Makanya, hari Minggu kemarin, gue mampir ke Gramedia, MOI sehabis pulang dari gereja buat cari cat muka. Belum juga Halloween, tapi Kak RG udah nakut-nakutin soal bahaya pakai cat muka. “Ung, nanti muka kamu rusak, lho. Itu kan bahan kimia,” kata RG kayak bapak-bapak yang nasihatin anak ceweknya supaya nggak pulang malam. “Tapi, ini kan khusus buat muka. Jadi aman.” “Pokoknya kalau sampai kenapa-kenapa, aku nggak mau tahu, ya.” Eh, kok ngeri, sih? Terus, gue jadi...

Kisah Pre-Wedding Aduhai Part-2 di BestFotoStudio.com

By on Oct 23, 2016 in Diary, Fashion

Kemarin, Kak Uung janji mau share soal foto pre-wedding aduhai part-2 ke kalian. Nah, Kak Uung pun mulai menepati janji di blog kali ini. Foto pre-wedding aduhai part-2 berlangsung tanggal 15 September di BestFotoStudio.com yang berlokasi di jalan Industri I No. 24, Jakarta Utara. Di foto pre-wedding aduhai kemarin, Kak Uung dan Kak RG pakai tiga kostum. Yang pertama pakai baju pengantin dari BestFotoStudio.com, yang kedua adalah baju pengantin pribadi hasil rancangan Kak Vindy Faizah, dan kostum ketiga adalah mangkuk cereal buatan Little Things Ayr Do. Makeup dan hair do-nya dari BestFotoStudio.com. Keren, ya, makeup-nya? Bisa bikin muka gue yang aslinya kayak bangkai jadi cantik kayak bidadari. Kalau Kak RG sih, pakai makeup atau nggak mukanya sama aja soalnya dia gendut. Menurut kalian, baju pengantin dan kostumnya ucul nggak? Menurut gue sih ucul! Soalnya, Kak RG udah ucul dari sananya (baca: gendut). Hahaha… Sayangnya, nggak ada foto pre-wedding part-3. Padahal, Kak Uung pengin banget foto pre-wedding lagi. Ya udah deh, tungguin aja foto-foto nikah kami, ya! Babay!            ...

Kenyang Sepanjang Masa dengan Jamba Juice

By on Oct 17, 2016 in Diary, Food Porn

Kata Koh Dennis, si bos Montir.id, di Central Park ada jus yang bisa bikin kita kenyang sepanjang masa. Namanya Jamba Juice. Gue pikir mengenyangkan karena jusnya terbuat dari buah durian dan sejenisnya. Ternyata nggak begitu, karena bahan-bahan yang digunakan adalah bahan-bahan yang menyehatkan. Jadi, cocok banget buat kalian yang pengin diet atau membentuk badan bak binaragawan. Sebelumnya, gue nggak pernah dengar soal Jamba Juice, karena Jamba Juice emang masih baru banget di Indonesia. Kantor pusatnya ada di luar negeri, tepatnya di California, AS, tempat lahir Kak Uung. Cabang pertama Jamba Jucie di Indonesia dibuka di Central Park, lantai GF. Semoga aja ke depannya bakal buka di Mangga Besar, Kebon Jeruk, dan sekitarnya. Karena pengin merasakan jus dari tempat lahir sendiri, gue dan Kak RG pun mampir ke Jamba Juice. Pas sampai ke sana, kami sempat ragu, apakah harus makan berat dulu atau nggak? Masa dinner cuma minum jus? Hidup sehat sih boleh-boleh aja, tapi jangan gitu-gitu amat, dong! Penginnya sih ngemil burger dulu sebelum minum jus, tapi entah kenapa kami langsung mampir ke Jamba Juice. Tempatnya nggak terlalu luas, tapi nyaman kok kalau buat ngejus doang. Karena tempat duduk nggak terlalu banyak, bisa jadi lebih banyak yang take away ketimbang minum jus di tempat. Untungnya, antrean nggak ramai, jadi bisa beli jus dengan nyaman. Mungkin karena weekday kali, ya, jadi nggak ramai. Menu yang bisa kalian pilih di Jamba Juice ada tiga macam, yaitu Classic Smoothies, Superfood Smoothies, dan Energy Bowls. Kisaran harga per menu adalah Rp 39 ribu sampai 69 ribu. Agak mahal buat ukuran minuman karena harganya sama kayak harga makanan. Ternyata, menu yang ditawarkan adalah smoothies, bukan jus. Tapi, orang-orang suka reflek nyebut jus kalau ke Jamba Juice. Padahal, jus dan smoothies itu adalah kedua makhluk yang berbeda. Smoothies punya tekstur lebih pekat ketimbang jus. Karena, smoothies...

Page 4 of 34« First...23456...102030...Last »
Top

Makasih udah baca sampai selesai kak!

Biar nggak ketinggalan post terbaru, like facebook page gue ya…

mariskatracy-rock

 

The official website of blogger, book author, and eating champion Mariska Tracy