FacebookTwitter
Page 2 of 3312345...102030...Last »

Review Sulwhasoo Herbal Soap

By on Mar 22, 2017 in Beauty, Diary, Review Produk

Kalau kalian pernah baca artikel cobain lipstik dari si Gemuk-gemuk Lincah, pasti udah tahu banget bahwa Kak Peggy Agustien suka sial karena sering salah beli barang, Selain sering salah beli barang, lalu menjualnya dengan harga murah atau memberikannya secara gratis ke teman-teman, Kak Peggy juga sering banget share aib-aib lucu di insta story Instagramnya, @mokohh. Yuk, di-follow biar kalian tahu bahwa dia rada-rada kurang waras. Cukup sekian iklan soal Kak Peggy. Gue mau lanjut cerita soal kesialannya dalam hal salah beli barang. Beberapa waktu lalu, dia beli sabun Sulwhasoo Herbal Soap di Tokopedi*. Susah bingit kan namanya! Itu lho, sabun herbal asal Korea yang lagi hits banget. Katanya bisa bikin kulit muka bersih, cerah, dan mengatasi jerawat. Kalau menurut review di forum-forum kecantikan, Sulwhasoo ini OKE OCE bingit. Tapi, untung nggak dapat diraih, malang tak dapat ditolak. Muka Kak Peggy malah jerawatan abis. Mukanya jadi mirip sama Andika “Kangen Band”. Kebayang nggak hancurnya gimana? Dibilang purging juga bukan. Soalnya, jerawatnya nggak kunjung hilang. Entah nggak cocok atau gimana. Akhirnya, dia pun bagi seperempat batang Suwlhasoo Herbal Soap ke gue. Gue seneng-seneng aja sih kecipratan barang gratisan dari Kak Peggy, tapi gue juga takut nantinya muka gue jadi mirip Andika “Kangen Band”. Dengan rasa nekat yang cukup bulat, gue pun pakai sabun herbal tersebut. Pas dicoba, astaga baunya mirip kayak jamu yang dijual mbok jamu gendong. Kaga ada enak-enaknya, Cuy! Tapi, bukannya sabun muka yang benar kayak gitu, ya? Baunya nggak enak karena nggak dipakein parfum atau zat aneh-aneh. Bahan yang dipakai benar-benar herbal, seperti Korean Red Ginseng, Solomon’s Seal kecil, Chinese Peony, dan Adhesive Rehmannia. Ribet bingit namanya. Untungnya, baunya nggak menyengat terus, kok. Abis kelar dibilas, lalu didiemin sebentar, bau muka kita bakal normal lagi. Hasilnya memuaskan bingit. Gue berasa kulit muka jadi halus bingit, terus bintik-bintik komedo di...

Pakai Matrix Biolage SCALPSYNC Aminexil Hair Treatment Biar Kulit Kepala Sehat

By on Mar 20, 2017 in Beauty, Diary, Review Produk

Ya oloh, susah bingit sebut nama merk-nya! Kenapa nggak dipersingkat aja, misal Matrix Biolage buat kulit kepala gatal-gatal? Baiklah, langsung aja Kak Uung cerita, kenapa Kak Uung pakai Matrix Biolage SCALPSYNC Aminexil Hair Treatment. Jadi, kira-kira di akhir Januari kemarin, gue benahin rambut di salah satu salon Jepang terkenal. Benahin rambut dalam arti ngecat rambut jadi warna magenta. Tulisan di brosurnya sih warna lavender, nggak tahu kenapa pas di rambut malah jadi magenta. Ya kadang orang salon menentukan, tapi Tuhan yang menentukan hasil akhir. Waktu lagi proses ngecat rambut, ada tukang cuci rambut yang bilang bahwa Matrix Biolage SCALPSYNC Aminexil Hair Treatment bagus banget! Bisa merawat kulit kepala kita supaya nggak ketombean, mencegah kerontokan, dan bikin rambut lembut. Cocok buat gue yang udah berkali-kali menyiksa rambut. Setelah kelar ngecat rambut, doi pun pakein vitamin tersebut di kulit kepala gue. Berasa segeran sih dan gue suka banget sama wanginya. Kalau soal rambut jadi lembut, relatif, ya! Namanya juga abis dari salon. Rambut pasti lembut karena di-blow. Seperti ini penampakan Matrix Biolage SCALPSYNC Aminexil Hair Treatment. Sebotol kecil gitu dihargai Rp 40 ribuan sama si tukang salon. Gue sih nggak ketombean, tapi entah kenapa gue tertarik banget sama vitamin rambut yang satu ini. Dan untungnya, gue cuma beli sebiji, nggak beli banyak-banyak! Soalnya, kalau beli di Tokopedi* harganya cuma Rp 25 ribuan! Ya udah deh, gue beli aja langsung dua botol. Kalau beli cuma satu rasanya nanggung bingit, sih. Karena, botolnya kecil dan sayang diongkos. Emang, ya, yang namanya darah Cina itu tidak bisa dibohongi kalau soal pengiritan. Gue juga nggak menyangka sih, beli Matrix Biolage SCALPSYNC Aminexil Hair Treatment di Tokopedi* dapat gratis pipet supaya gampang dituangin ke kulit kepala. Matrix Biolage SCALPSYNC Aminexil Hair Treatment bagus dipakai pas rambut masih setengah kering. Abis diolesin ke kulit kepala, jangan lupa dipijat-pijat. Begitu bangun dari...

Dulu Jadi Juri Lomba Masak, Sekarang Jago Masak!

By on Mar 19, 2017 in Diary, Food Porn

Hilluuuw! Selamat malam semua! Udah lama nggak baca blog dari Kak Uung, ya? Maklum aja, ya, soalnya sejak jadi istri orang, Kak Uung sibuk bingit hingga sulit membagi waktu. Untuk mengumpulkan semangat ngeblog lagi aja, butuh niat sebulat bakso abang-abang. Akhirnya, niat ngeblog kembali pun terkumpul di malam ini. Buat yang udah ngorok, pastinya kalian baca blog yang tidak berguna ini di pagi atau siang hari. Kak Uung pengin ngedongeng soal perubahan yang dialami sejak jadi istri pejabat, eh istri orang maksudnya. Lebih tepatnya, soon to be istri pejabat. Amin. Perubahan yang gue alami adalah gue udah bisa masak! HAHAHA… Sejak gue dalam kandung, dilahirkan, lalu jadi balita, anak-anak, remaja, dewasa muda, hingga tua bangka seperti sekarang, gue sama sekali nggak pernah kepikiran untuk BISA memasak. Waktu kecil, gue buka kompor aja nggak berani karena takut meledak dan melukai kulit wajah gue yang halus bak dubur bayi. Waktu bisa nyalain kompor, gue cuma bisa masak air, Indomie, dan telur ceplok atau dadar. Masak nasi aja nggak bisa. Meski nggak bisa masak, tapi hidup gue nggak hampa-hampa amat kok, karena gue bisa jadi juara lomba makan. Prestasi lomba makan gue bisa dilihat di buku Happy Tummy! Tahun 2016 kemarin, gue juga sempat jadi juri lomba makan di acara Kompetisi Mie Warisan Nusantara 13th Jakarta Fashion Food. Membanggakan bukan? Tuh lihat sendiri kan, ada nama Kak Uung jadi juri. Hahaha… Ketika gue dinobatkan sebagai juri, banyak netizen yang protes. Soalnya, gue nggak bisa masak. Gini deh, sekarang gue mau tanya, buat menilai suatu lagu bagus atau nggak, kalian harus jadi penyanyi dulu nggak? Tentu tidak! Hahaha… Sama aja kayak gue yang nggak bisa masak, tapi gue bisa menilai makanan enak atau nggak. Karena, gue suka banget makan, Cuy! Bahkan, temen pun bisa gue makan, kalau mau. Hampir setahun yang lalu gue...

Kalau Ada Teman yang Akan Nikah, Jangan Minta Diundang!

By on Jan 23, 2017 in Diary

Baru-baru ini, Kak Mastini Ali sedang mengalami kabar gembira. Soalnya, dagangannya di Sumber Hidup Bahby Shop menghasilkan omzet yang sangat besar. Selain itu, dia juga baru dilamar. Meskipun gue pernah menjadi pacar gelapnya, tapi bukan gue yang melamar dia, melainkan Kokoh Fulton. Meskipun seneng bingit karena dapat cincin berlian sebagai tanda lamaran, tapi Kak Mastini juga sebal karena mendapatkan permintaan dari orang sekitar, yaitu “Jangan lupa undang gue!”. Gara-gara dia curhat kayak begitu, gue jadi ikutan sebal. Soalnya, beberapa bulan sampai mendekati hari H pernikahan gue, gue juga kerap mendapatkan permintaan seperti itu. Rasanya pengin cocol cabe setiap kali ada yang minta diundang. Padahal, kalau sering baca blog gue, pasti pada tahu bahwa gue nggak pengin adain resepsi. Kalau pun banyak di antara kalian yang nggak tahu soal itu, gue rasa tetaplah nggak etis jika minta diundang. Ya tahu diri aja, sih. Coba deh, lihat-lihat dulu. Kalian dekat banget nggak sama gue? Sering ketemu, ngobrol, atau berinteraksi di Path nggak? Waktu gue susah, pernah bantuin gue nggak? Jika hubungan kita jauh banget kayak bumi dan langit, tapi kalian masih minta diundang, berarti kalian sama sekali NGGAK SOPAN. Dengan kata lain, kalian cuma mengharapkan makan gratis dari gue. Gue pun nggak respek sama orang kayak begitu. Gue cuma ngomongin soal kenyataan aja sih, meskipun omongan gue sepedas sambal korek. Andaikan kita dekat banget sama teman itu, terus minta diundang. Etis nggak, Kak? Tetap aja nggak etis! Kalau udah hopeng banget, kalian nggak perlu khawatir bakal nggak diundang. Pasti bakal ada tempat buat kalian. Kalau pun kalian nggak diundang, nggak perlu baper atau ngambek. Toh, setiap orang yang menikah pasti punya alasan sendiri buat undang atau nggak. Toh, dia nikah juga pakai duit sendiri kan, bukan pakai duit kalian. Meskipun nggak diundang, tetaplah ucapin selamat. Bukannya malah ngambek, terus omongin teman...

Kak Uung Nekat Menyantap Indomie Sebelum Menikah

By on Jan 9, 2017 in Diary, Food Porn

Masih ingat kan dengan cerita soal pesta lajang Kak Uung yang terjadi pada tanggal 11-12 Desember 2016? Ketika pesta lajang kemarin, gue nggak cuma makan kue yang bentuknya tidak senonoh, tapi gue juga makan Indomie. Betapa nekatnya gue makan Indomie waktu itu, padahal beberapa hari lagi mau nikah. Jelas-jelas Indomie bisa bikin badan melar dengan mudahnya, semudah membalikan telapak tangan. Karena gue menginap di Hariston Hotel & Suites yang berlokasi di kawasan Pluit, ya udah deh, gue makan Indomie di Warung Sinsa yang terbilang cukup dekat dari sana (jalan Pluit Karang No. 23, Blok A8, Jakarta Utara). Entah kenapa gue pengin banget makan Indomie, padahal jelas-jelas Indomie itu bisa dimasak sendiri di rumah. Udah gitu harganya udah pasti lebih mahal kalau beli di resto, kedai, atau kafe. Yang bikin gue penasaran sama Warung Sinsa adalah konsep Indomie mereka adalah mie Korea. Meskipun gue nggak suka nonton The Legend of the Blue Sea yang dibintangi oleh Lee Min Ho, tapi gue lumayan suka sama makanan Korea. Ya udah deh, akhirnya gue, Susi, dan Mastini berkunjung ke Warung Sinsa. Cuma bertiga tanpa Hellen soalnya Hellen lagi pacaran dulu di tempat lain. Ucul juga kan tempatnya! Warna yang dominan di sana adalah kuning, persis kayak baju yang gue pakai! Selain itu, interiornya juga unik dan bikin kita betah berlama-lama di sana. Kenapa di temboknya banyak coretan? Soalnya, pelanggan boleh kasih testimoni di sana. Kalau mau modus, kalian malah bisa tulis informasi tentang diri sendiri, seperti akun IG sampai nomor handphone. Kali-kali ada yang kecantol. Sayangnya, sampai kamu keluar dari sana, kami sama sekali nggak dikasih spidol buat tulis testimoni. Mungkin gara-gara temboknya udah penuh sama orang-orang bermodal dusta (modus)! Malam itu, kami pesan paket Indomie yang aduhai bingit. Gue pesan menu Indomie Goreng + Pork Set (Rp 48 ribu). Isi menu ini...

Ketika Kak Uung Melepaskan Masa Jalang, eh Lajang Maksudnya

By on Jan 2, 2017 in Diary

Sudah lama bingit, ya, Kak Uung nggak nge-blog. Terutama di bulan Desember 2016 kemarin. Nggak ada blog sama sekali. Tentunya, kalian merindukan kehadiran gue di blog ini dong! Hahaha… Maklum aja, kemarin gue lagi sibuk menjalani persiapan buat jadi bini orang. Bukan hanya sibuk menjalani perawatan memberantas bulu-bulu yang tidak diinginkan, tapi Kak Uung juga sibuk mempersiapkan batin agar siap menjadi bini orang. Siap menerima belaian sekaligus transferan dari suami. Untungnya, hari menjadi bini orang sudah terjadi pada 15 Desember 2016 kemarin, jadi gue sekarang udah nggak terlalu sibuk. Masih sibuk sih, tapi nggak terlalu sibuk kayak pas jadi Miss Universe kemarin kok. Sebelum menjadi bini orang, seperti perempuan-perempuan pada umumnya, gue pun melakukan ritual melepas masa jalang, eh lajang maksudnya. Supaya menjadi berkah, gue mengajak ketiga temen deket gue, yaitu Mastini, Susi, dan Hellen untuk pesta lajang bareng. Kenapa cewek semua? Karena, kalau ada cowoknya, namanya jadi pesta mesum. Pesta lajang gue diadakan di Hariston Hotel & Suites (jalan Terusan Bandengan Utara No.1, Penjaringan, Penjagalan, Pluit, Jakarta Utara). Gue pesan kamar di sana pastinya melalui pegipegi, online travel agent yang gue sayangi. Di bulan Desember kemarin, pegipegi punya banyak promo, salah satunya promo kado. Karena pakai promo kado, gue bisa menginap di Hariston dengan harga cuma Rp 347.750* per malam (udah termasuk pajak dan tetek bengek). Murah bingit kan untuk ukuran hotel Jakarta yang biasanya bisa jutaan untuk semalam. Tipe kamar yang Kak Uung pesan adalah Superior Twin with Breakfast. Maksudnya tipe kamar yang pakai ranjang twin (bukan yang buat mesra-mesraan bak suami-istri). Ruangannya emang nggak terlalu luas kayak lapangan bola, tapi lumayan banget buat tidur berempat. Ya, ketahuan deh abis nyelipin dua orang lagi ke kamar. Hihihi… Selain ranjang, di sana juga ada meja kerja, teve, kamar mandi ber-shower, lemari, brankas, pembuat kopi/teh, dan kulkas. Ruangannya terasa bersih dan...

Page 2 of 3312345...102030...Last »
Top

Makasih udah baca sampai selesai kak!

Biar nggak ketinggalan post terbaru, like facebook page gue ya…

mariskatracy-rock

 

The official website of blogger, book author, and eating champion Mariska Tracy