FacebookTwitter
Page 5 of 9« First...34567...Last »

Menghilangkan Komedo dengan Garam dan Pasta Gigi

By on Oct 9, 2015 in Beauty, Diary

Komedo adalah makhluk menjijikan yang menumpang hidup pada kulit manusia, terutama di area wajah yang berminyak, seperti jidat, hidung, dan dagu. Biasanya berwarna hitam (blackhead) yang terlihat kayak pori-pori membesar dan menghitam. Terjadi ketika pori-pori membesar dan terbuka ke permukaan kulit dan ke kelenjar minyak, lalu teroksidasi oleh udara hingga berubah warna menjadi hitam atau cokelat. Atau bisa juga berwarna putih (whitehead) yang tampak seperti bintik-bintik kecil berwarna putih atau kuning. Komedo jenis ini terjadi ketika minyak dan bakteri terperangkap di bawah permukaan kulit lalu mengeras. Makanya, proses pengangkatan sel kulit mati perlu bingit dilakukan supaya sel kulit mati dan kelenjar minyak pada kulit nggak menumpuk dan berubah jadi komedo. Apalagi buat yang suka pake foundation dan kerja di luar ruangan yang banyak debu dan sering terkena sinar matahari. Biasanya, penghilangan komedo dilakukan dengan menggunakan pore pack, facial di salon atau klinik, atau pencet sendiri di rumah. Nah, kalau pake pore pack nggak pernah berhasil di gue. Lebih gedean upil gue daripada komedo yang diangkat pake pore pack. Dan gue malas banget kalau harus facial karena pada dasarnya gue nggak suka muka gue dipegang-pegang orang lain. Kadang, gue suka pencet sendiri sih di rumah, cuma hasilnya nggak terlalu bersih dan cuma bikin hidung merah-merah. Ternyata, ada salah satu solusi mudah buat menghilangkan komedo di rumah tanpa harus pergi ke tempat facial, yaitu dengan menggunakan garam dan pasta gigi. Yang dibutuhkan cuma 1 sendok teh garam dan 1 sendok teh pasta gigi. Dicampur jadi satu, lalu diolesin ke hidung dan bagian wajah lainnya yang berkomedo. Diamkan selama 5 menit, lalu gosok-gosok bagian wajah tersebut secara perlahan dan bilas sampai bersih dengan air hangat. Setelah bersih, bilas wajah lagi dengan air dingin supaya pori-pori mengecil kembali. Abis itu langsung bersih, Kak! Neh, before-afternya! Klik to enlarge, ya! Keliatan bedanya kan? Yang...

Memudarkan Stretch Marks dengan Vicks VapoRub

By on Sep 16, 2015 in Beauty, Diary

Katanya, 90% cewek punya stretch marks di beberapa bagian tubuh mereka. Lalu, 10%-nya siapa? Kayaknya 10% itu adalah bidadari yang nggak punya cacat cela. Sebelumnya, gue pengin jelasin dikit, stretch marks adalah tanda parut berupa gurat-gurat putih yang muncul pada permukaan kulit yang garisnya berliku-liku kayak anak sungai. Stretch marks muncul karena kulit kehilangan elastisitasnya akibat “robekan” jaringan kolagen dan elastin saat lapisan dermis sebagai jaringan penyokong kulit mengembang berlebihan. Istilah singkatnya, stretch marks terjadi karena kulit meregang melampaui elastisitas atau daya regangnya. Biasanya, hal itu terjadi karena kehamilan, obesitas, dan ketika berat badan menurun secara drastis. Kalau hamil dan melahirkan sih gue belum pernah, ya. Apalagi menyusui. Yang pernah gue alami adalah jadi gemuk meskipun nggak sampe obesitas dan penurunan berat badan yang terbilang cepat ketika gue melakukan diet OCD September 2013 kemarin. Stretch marks gue nggak banyak-banyak amat, sih dan letaknya di tempat tertutup kayak paha atas, payudara, dan pantat. Nggak jadi masalah besar karena nggak keliatan. Tapi, kalau gue pengin difoto buat majalah dewasa, tentu aja stretch marks jadi masalah besar. Yup, masalah stretch marks itu cuma karena masalah estetika. Stretch marks nggak berpengaruh sama kesehatan. Jadi, kalau kalian punya stretch marks bukan berarti besoknya bakal divonis kena kanker atau jantung. Sebelum stretch marks muncul, hal itu bisa dicegah dengan diet sehat, olahraga teratur, dan mengurangi makan junk food. Kalau udah terlanjur muncul, sayangnya stretch marks nggak bisa dihilangkan begitu aja. Bisanya cuma dipudarkan. Baru-baru ini gue googling soal stretch marks dan nemu penelitian baru bahwa stretch marks bisa dipudarkan dengan Vicks VapoRub! Hahaha… Kalau lagi batuk atau pilek, enaknya gosok leher pake balsam ini terus ditutup pake kain. Abis itu, pasti bisa langsung tidur dengan nyenyak. Dan siapa yang nyangka sih, balsam mint ini bisa memudarkan stretch marks? Tinggal diolesin aja Vicks-nya ke bagian yang...

Review NYX Matte Lipstick (Rouge à lèvres Mat)

By on Sep 11, 2015 in Beauty, Diary, Review Produk

Sebagai model papan catur, gue harus menjaga penampilan. Jadi, warna lipstik gue nggak boleh itu-itu aja dong. Akhirnya, gue pun beli lipstik baru merk NYX di Grand Indonesia. Meskipun harganya nggak sampe Rp500 ribu kayak lipstik yang diributin di Path, tapi gue suka banget kok sama lipstiknya. Menurut gue sih, berapa pun harga lipstiknya, semua kembali lagi ke pemilik muka. Kalau mukanya ngartis banget kayak gue, pake lipstik yang harganya goceng aja udah bagus banget. Ya, paling abis itu bibirnya langsung melepuh karena lipstik tersebut ternyata mengandung melanin. Lipstik NYX yang gue beli adalah seri Matte Lipstik (Rouge à lèvres Mat) yang kodenya MLS02 Shocking Pink (Rose Intense) dan MLS10 Perfect Red (Rouge Parfait). Gue pilih seri matte karena gue nggak suka bibir yang terlihat glossy. Bibir glossy bikin bibir kelihatan berminyak kayak abis makan gorengan sepanci dan bikin bibir terlihat lebih gede segede rumah konglomerat. Soal warna, gue pilih yang shocking pink karena gue emang suka banget sama warna pink yang ngejreng, ketimbang yang soft. Kalau bahasa gay-nya fuschia. Dan gue juga pilih perfect red karena gue lagi pengin memberanikan diri pake lipstik merah cabe. Bukan karena ingin jadi cabe-cabean, tapi gue cuma ingin tampil lebih berani. Sebelumnya, kalau gue pake lipstik merah cabe, pas ngaca, gue berasa kayak bencong. Mindset itu harus gue ubah. Yang menganggap diri gue bencong adalah diri sendiri, padahal orang lain belum tentu. Jadi, ketika gue merasa lipstik itu bagus di bibir gue, gue yakin orang lain juga bakal melihatnya seperti itu. Ciyeeee… Kalau pas pake yang warna shocking pink, muka gue jadi begini. Ucul kan? Hahaha… Selain warnanya ucul, yang bikin gue suka banget sama lipstik ini adalah warnanya tahan lama banget, Bray! Jangan-jangan kalau nggak cuci muka dan mandi, lipstiknya nggak bakal hilang dari bibir! Setelah gue pake selama 7 jam full...

Tragedi Wax Berdarah

By on Aug 26, 2015 in Beauty, Diary

Gue adalah orang yang ahli dalam dunia waxing (penghilang rambut yang tidak diinginkan di tubuh). Apalagi, gue pernah melakukan wax sendiri di rumah pake SugarPot Wax. Gue bisa wax sendiri di rumah soalnya hilangin bulunya gampang. Cuma di kaki dan ketek. Tapi, kalau buat urusan brazilian wax, gue nyerah. Gue bingung, kok ada aja orang yang bisa lakuin brazilian wax di rumah tanpa bantuan orang? Mungkin ada yang nggak tau, apa itu brazilian wax? Brazilian wax adalah proses waxing yang hanya bisa dilakukan di Brazil. Makanya gue bingung kok pada bisa lakuin itu di rumah masing-masing? Padahal rumahnya di Jakarta. Hahaha… Kalau kalian percaya, berarti kalian punya pengetahuan sosial yang sangat tinggi bak Puteri Indonesia. Okelah gue kasih tau aja yang sebenarnya. Brazilian wax adalah proses pembasmian rambut di sekitar pubik. Apa itu pubik? Pubik adalah daerah kewanitaan yang ditumbuhi rambut. Biasanya, brazilian wax dilakukan di salon atau klinik dan dilakukan oleh tenaga ahli yang terpercaya. Hari Minggu kemarin, Kak Uung pun mencoba brazilian wax di Browhaus & Strip, Grand Indonesia. Ngapain Kak Uung brazilian wax? Soalnya sebentar lagi gue mau lakuin photoshoot buat majalah dewasa, jadi brazilian wax merupakan kebutuhan pokok buat gue. Pas nyampe di sana, gue disuruh nunggu setengah jam dulu karena masih ada orang yang lakuin brazilian wax. Nggak apa-apa deh, nunggu setengah jam karena bisa duduk-duduk di sana dan tempatnya nyaman. Sayangnya sinyal hapenya payah dan nggak ada wifi. Oh, ya, untuk paket brazilian wax-nya, gue pilih yang paket untuk Pubic xxxx Strip (All Off) yang hard wax (Rp370 ribu). Pilih yang all off biar bener-bener botak. Penginnya sih diukir inisial nama gue ‘M’, tapi percuma gue bikin kayak begitu. Toh, nggak ada yang liat! Dan gue pilih yang hard wax karena kata Mbaknya, nggak terlalu sakit jika dibandingkan sama yang soft wax. Penginnya...

First Impression Review: Za Energy Water Skin Lotion

By on Jul 12, 2015 in Beauty, Diary, Review Produk

Kali ini, gue mau review barang gratisan. Bukan karena gue di-endorse, tapi karena gue dapet produk ini dari lomba fashion show di kantor. Nama produknya adalah Za Energy Water Skin Lotion. Pas gue terima produk ini, yang kepikiran di kepala gue adalah Beauty Water yang pernah gue review. Za Energy Water Skin Lotion ini bermanfaat untuk menyegarkan kembali kulit kita karena air ini mengandung vitamin B5 dan mineral. Bisa digunakan untuk kulit wajah dan tubuh. Pakenya juga gampang tinggal disemprotin aja. Dan, dalam sehari, bisa dipake berulang-ulang. Pas gue cium aromanya, baunya hampir mirip kayak air putih biasa dengan sedikit efek “obat”. Tapi, nggak menyengat, kok. Terus gue semprotin ke muka. Terus mata gue agak sepet. Kampret banget, deh! Soalnya, gue lupa merem. Meskipun nggak mengandung alkohol dan bahan aneh-aneh, tetep aja rasanya nggak enak kalau kena mata. Begitu air ini kena di kulit, kulit jadi seger, sih, tapi efeknya nggak ‘wah’. Biasa aja malah. Katanya, air ini juga bisa digunakan sebagai lotion untuk kaki dan tangan. Kulit kaki dan tangan jadi halus, sih, tapi nggak terlalu melembapkan. Masih lebih lembap kalau kalian pake hand and body lotion! Hebatnya sih, air ini bisa dipake sesudah kita mengaplikasikan makeup. Gue coba semprotin airnya ke muka yang udah diolesin makeup dan nggak luntur, Kak! Air pun tetap menyerap tanpa melunturkan makeup! Dan, tiba saatnya, Kak Uung membuat kesimpulan, yaitu: Kelebihan: (+) Packaging-nya menarik dan mudah dibawa ke mana-mana. (+) Nggak bikin makeup luntur. (+) Gampang dipakenya. Kekurangan: (-) Gue nggak tau berapa harganya. Kalau diliat dari merk-nya, sepertinya mahal, ya! (-) Kualitas terasa standar. Nggak ada efek yang hebat gimana gitu. (-) Kalau kena mata nggak enak. (-) Kurang moisturize. Next Purchase: No. Kalau dapet gratisan, sih, nggak nolak! Hahaha… Foto: Mariska...

Review Shampoo BSY NONI Black Hair Magic

By on Jul 12, 2015 in Beauty, Diary, Review Produk

Gue lebih sering dibuat galau sama rambut gue sendiri, ketimbang dibuat galau oleh lelaki. Pasalnya, semua orang tau bahwa warna rambut gue udah nggak jelas. Atasnya item, tengahnya cokelat, bawahnya kuning. Nggak jelas banget kayak kasus lumpur di seberang sana. Kira-kira, kayak begini deh hancurnya warna rambut gue. Sekilas kayak ombre, ya! Kok rambut gue makin pendek? Iya, soalnya gue sempet potong rambut. Dan, gue potongnya sendiri, tanpa bantuan Kak RG atau teman. Gue bisa potong rambut sendiri, bukan karena gue udah belajar potong rambut di Korea, tapi karena potongnya emang gampang. Cuma potong rata. Gue rasa anak TK juga bisa. Hasilnya juga lumayan, kan? Pada bilang bagus. Ciyeee… Gue potong kayak begitu karena gue cuma pengin meratakan potongan rambut aja. Pas kemarin kan model rambut gue layer gitu. Depannya pendek dan belakangnya panjang. Ternyata, gue nggak suka sama model rambut kayak begitu. Ya uda deh, gue babat abis aja sampe segitu! Toh, dari dulu gue emang pengin punya rambut pendek dan keriting. Kalau kalian liat kondisi rambut gue, pasti kalian bisa merasakan betapa kejamnya cream bleaching rambut. Mungkin efeknya seperti nikotin yang menggerogoti paru-paru. Untuk ke depannya, gue udah nggak mau lagi main bleaching-bleachingan! Kalau mau warnain rambut pake warna aneh-aneh, mending gue pake wig. Rambut gue nggak bakal rusak dan gue tetap bisa bergaya bak anak gaul Jakarta. Karena gue cukup frustasi menghadapi kondisi rambut gue, gue pun memutuskan untuk menghitamkan rambut. Seperti biasanya, gue lebih suka hal-hal yang praktis, tanpa perlu berangkat ke salon, sehingga gue memutuskan buat cari black shampoo. Itu lho, itemin rambut praktis dengan cara shampoo-an aja. Dulu, gue pernah beberapa kali pake cara ini dan cukup berhasil, kok. Asalkan, abis itemin rambut pake shampoo, jangan langsung keritingin rambut atau smoothing. Karena, obat keriting atau smoothing bisa bikin warna cat rambut luntur! Gue...

Page 5 of 9« First...34567...Last »
Top

Makasih udah baca sampai selesai kak!

Biar nggak ketinggalan post terbaru, like facebook page gue ya…

mariskatracy-rock

 

The official website of blogger, book author, and eating champion Mariska Tracy