FacebookTwitter
Page 4 of 10« First...23456...10...Last »

Review Bioderma Sensibio H2O

By on Dec 29, 2015 in Beauty, Diary, Review Produk

Kalau kalian udah baca blog gue yang judulnya Review Kose Sekkisei Clear Whitening Mask & Lotion, kalian pasti tahu bahwa gue sudah lakuin skin check dan hasilnya mengenaskan. Kulit gue banyak sel kulit mati yang menumpuk karena cuma cuci muka pakai face wash tanpa cleanser. Makanya kali ini gue bela-belain beli cleanser yang lagi ngetren dan diomongin banget, yaitu Bioderma. Cleanser Bioderma ada beberapa macam dan yang gue pakai adalah Bioderma Sensibio H2O untuk kulit sensitif. Sebenarnya kulit gue dibilang sensitif banget sih nggak. Tapi, dibilang agak sensitif juga iya. Kadang gampang jerawatan kalau kena produk aneh-aneh. Dan gue naksir berat sama produk ini karena nggak mengandung alkohol, parfum, dan bahan dasarnya air, jadi nggak perlu bilas-bilas. Kalau nggak percaya, cium aja baunya. Nggak bau alkohol atau zat aneh-aneh. Kalau yang varian lain sih, ada pakai parfum, tapi cuma sedikit kok. Dahsyatnya adalah cleanser ini sangat menghemat waktu dan memudahkan hidup. Nggak perlu sabunan dulu atau bilas sesudah pakai cleanser ini. Banyak cewek yang sudah coba dan mereka mengaku sudah nggak pernah cuci muka pakai sabun lagi setelah pake Bioderma. Gue juga pernah dengar soal penggunaan sabun muka yang sebenarnya kurang baik untuk kesehatan kulit, sih. Jadi, pakai Bioderma merupakan pilihan yang tepat. Gue pun mencoba melakukan esksperimen dengan olesin eyeliner tebal di tangan lalu hapus dengan kapas yang sudah dituang Bioderma. Before After Nah, mantep banget kan hasilnya! Biasanya kan kalau kita mau hilangin eyeliner di mata susah banget, tuh! Nah ini tinggal oles sekali, eyeliner-nya langsung pindah ke kapas. Tangan gue sama sekali nggak ada bekas hitamnya. Dan, produk ini aman banget buat bersihin area mata yang di-makeup. Selama ini, gue juga mengira bahwa kalau kita sudah cuci muka pakai face wash, wajah pasti sudah bersih sempurna. Eh, ternyata itu salah, lho. Face wash nggak membersihkan wajah...

Review Kose Sekkisei Clear Whitening Mask & Lotion

By on Dec 28, 2015 in Beauty, Diary, Review Produk

12 Desember 2015 kemarin, gue dapat undangan acara Girls Day Out dari Kose Indonesia di hotel Holiday Inn, Emporium Mal Pluit, Jakarta bareng salah satu beauty blogger Indonesia, Jean Milka. Acara tersebut bertema ‘Japanese Lifestyle for Beautiful Skin’. Makanya di sana, kita diajarin gimana caranya merawat kulit ala cewek-cewek Jepang dengan produk Kose. Sebelum acara dimulai, kita bisa lakuin skin check. Buat ngecek apakah kulit kita mulus atau kayak jalanan rusak. Karena penasaran sudah lama nggak pernah ngecek kulit pakai alat canggih, gue pun mencoba skin check sambil berdoa supaya hasilnya bagus. Setelah diterawang, gue jadi tahu dosa-dosa apa aja yang sudah gue perbuat pada kulit gue. Yaitu, gue nggak pernah pakai cleanser, saudara-saudara. Hampir setiap hari, gue cuci muka langsung pakai face wash, tanpa pakai cleanser. Yang bikin gue malas pakai cleanser adalah kadang di cleanser ada alkoholnya, jadi gue takut pakai cleanser. Padahal udah beli olive oil buat dijadikan cleanser. Tapi, tetap aja sering lupa. Lagian, gue nggak betah juga sih waktu pakai olive oil sebagai cleanser karena berminyak banget. Alhasil, kulit gue jadi banyak sel kulit matinya. Beberapa minggu ini gue juga sadar bahwa gue sering lupa scrubbing kulit wajah. Nggak heran sel kulit mati jadi numpuk kayak begini. Kalau diterawang lebih dalam, hasilnya kayak begini. Kayak gambar gledek, ya! Tapi, itu bukan gledek, tapi kulit gue yang banyak komedo. Soalnya gue udah lama nggak scrubbing pakai odol dan garam buat hilangin komedo. Jadi, kalau kulit kita banyak sel kulit mati, bakal muncul banyak komedo, kusam, jerawat, dan kalau pakai bedak, bedaknya nggak bakal nempel di kulit. Selain itu, bikin skin care yang kita pakai jadi percuma. Skin care yang kita pakai nggak bakal menyerap di kulit dan cuma jadi kotoran yang menumpuk. Buang-buang duit banget, kan! Untuk mengatasi hal itu, kita harus rajin pakai cleanser....

Review ColourPop Lippie Stix

By on Dec 7, 2015 in Beauty, Diary, Review Produk

Gue lagi suka banget pake lipstik yang warnanya “nggak etis”. Biar kalau jalan di mal, semua orang yang lihat pada kaget terus jaw drop. Terutama ibu-ibu yang cuma menganggap bahwa warna lipstik yang pantas cuma merah atau pink. Makanya gue beli Colourpop Lippie Stix warna Charm. Kalau kardusnya dibuka, bentuknya jadi seperti ini. Kalau bawahnya diputer, lipstiknya bakal nongol. Warna jenis Charm ini hijau kayak toska atau mint gitu, deh. Pas dioles ke bibir, bakal bikin muka kita jadi ajaib. Kalau kata orang-orang kayak abis keracunan makanan atau digigit tomcat. Hahaha… Bodoh amat deh kalau pada bilang aneh atau gimana. Yang penting gue suka dan pede pas pake lipstik ini. Hahaha… Dan kayaknya, lipstik kayak begini bakal lebih yahud kalau dicampur sama warna lain dan dibikin ombre. Gue belum sempet coba, sih. Nanti deh kapan-kapan! Setelah Kak Uung digigit tomcat, eh pake lipstik warna hijau cetar membahana seperti ini, gue pun bikin kesimpulan, yaitu: Kelebihan: (+) Packagingnya bagus. (+) Harganya lumayan terjangkau di tengah persaingan lipstik seharga gopekceng. Harganya Rp125 ribu (tergantung beli di online shop mana, sih). (+) Warnanya gue suka. Kalau kalian nggak suka, bodoh amat! Hahaha… Kekurangan: (-) Kudu dioles berkali-kali supaya nggak pucat warnanya. (-) Kurang waterproof. Kalau makan atau minum jadi cepat pudar. Kalau mau cakep terus-terusan harus rela tahan lapar dan haus. Foto: Dok....

Ovale Bedak Dingin: Masker Tradisional Rasa Modern

By on Dec 2, 2015 in Beauty, Diary, Review Produk

Dari dulu, gue udah sering dengar soal bedak dingin dan penasaran pengin pake, tapi susah banget dapetinnya. Nggak semua apotek jual bedak dingin, cuma di apotek tertentu dan kadang lokasinya jauh. Bahkan, belinya harus keluar Jakarta dulu karena bedak dingin kan tradisional banget. Kalau di zaman sekarang sih, bedak dingin lebih mudah didapatkan karena udah banyak online shop yang jual bedak dingin. Tapi, sampai saat ini sih, gue belum kesampaian mencoba bedak dingin tersebut. Gue penasaran pengin pake bedak dingin soalnya kata orang-orang bedak dingin itu bagus banget buat kulit. Bahan yang digunakan juga alami, yaitu tepung beras. Kalau dipake ke kulit, kita bakal merasakan sensasi dingin alami dan cocok banget buat melindungi kulit wajah yang sering terpapar sinar matahari. Selain itu, bedak dingin juga bermanfaat untuk menghaluskan, mencerahkan, mengencangkan kulit, bahkan bisa digunakan untuk mengatasi jerawat. Kabar gembiranya adalah Ovale Facial Mask mengeluarkan beauty product mereka yang bernama Bedak Dingin. Wah, bagus banget nih, jadi kita bakal lebih mudah mendapatkan bedak dingin. Cari bedak dingin di mini market bakal lebih gampang ketimbang cari pacar di mini market! Namun bedak dingin yang diproduksi oleh Ovale dikemas dalam bentuk masker. Gue setuju sih kalau bedak dingin dibuat dalam bentuk masker. Soalnya kalau tinggal di kota besar seperti Jakarta kan nggak mungkin kita keluar muka dengan olesan bedak dingin penuh semuka. Masa keluar rumah dengan muka putih cemong-cemong gitu. Hahaha… Launching produk tersebut diadakan pada Jumat, 27 November 2015 di Beranda Kitchen, Coffee & Terace Lounge, Jakarta. Bedak dingin yang diproduksi Ovale terdiri dari 2 macam, yaitu: Ovale Bedak Dingin yang bungkusnya warna pink ini terbuat dari tepung beras dan ekstrak mutiara yang bisa memberikan efek dingin, mengencangkan, dan membuat kulit cerah berseri. Abis pake ini kulit kita bakal secantik mutiara (#secantikmutiara) Sedangkan Ovale Bedak Dingin yang bungkusnya hijau ini mengandung tepung...

Sulam Alis Microblading 6D by Wiwi Lim (Candy Brows)

By on Nov 20, 2015 in Beauty, Diary

Sebenarnya gue agak trauma sama sulam alis gara-gara tahun 2013 kemarin sempat diiming-imingi sulam alis gratis sama tante kebelet eksis. Ceritanya doi menyulam 100 cewek di MOI (Mal Of Indonesia), Kelapa Gading lalu dapet rekor muri sebagai tante-tante yang berhasil menyulam alis cewek dalam sehari. Salah satunya gue. Karena sulamnya cuma sehari, jadi per orang cuma disulam selama 1,5 menit. Gue pikir enak cepet kelar, nggak perlu nunggu lama, gratis pula. Tapi, pas dicuci semuanya luntur dan alis kembali botak. Bangke banget tante-tante itu! Ya gitu deh, namanya juga gratisan. Belum tentu hasilnya beres! Udahlah lupakan soal tante-tante laknat yang haus prestasi itu. Sekarang kembali ke gue yang juga haus akan prestasi. Di bulan September 2015 kemarin, gue sempat diajak sama Adel buat sulam alis sama temennya yang bernama kak Wiwi Lim (Candy Brows). Katanya murah meriah. Cuma Rp1 juta termasuk retouch. Mumpung masih promo. Kalau udah nggak promo, harganya naik jadi Rp1,5 juta. Rp1,5 juta aja menurut gue masih tergolong murah untuk sulam alis karena setahu gue biasanya harganya lumayan najis. Paling murah itu Rp3 juta kalau nggak salah. Karena harganya miring, gue pun berniat buat coba. Apalagi udah dikasih lihat hasil-hasil sulamannya kak Wiwi dan hasilnya bagus. Ya udah, capcus deh! Gue pun sulam alis tanggal 17 September 2015 di kosannya kak Wiwi. Soal tempat sulam, kita bisa janjian mau sulam di mana. Dateng ke kosannya kak Wiwi bisa, minta kak Wiwi buat datang ke rumah kita juga bisa. Gue nggak sempat foto-foto sih gimana proses sulamnya. Yang jelas, pertama-tama alis kita digambar dulu sesuai dengan keinginan dan dirapihin bulu-bulunya. Lalu, dikasih anestesi selama setengah jam buat meredakan rasa sakit ketika digorok, eh disulam. Abis itu penyiksaan dimulai, deh! Seharusnya kalau udah dikasih anestesi, pas disulam kita nggak bakal merasakan sakit, tapi ada orang yang kulitnya sensitif...

Review L.A. Girl Matte Flat Velvet Lipstick

By on Nov 11, 2015 in Beauty, Diary, Review Produk

Gara-gara lihat Cicik fashion blogger Olivia Fabrianne pake lipstik warna hitam, gue jadi kena racun dan akhirnya cari lipstik sejenis itu di online shop. Hahaha… Tapi, gue nggak pengin pake yang warna hitam, gue lebih pengin pake yang warna biru atau hijau tua gitu. Setelah gue telusuri Instagram, gue ketemu lipstik L.A. Girl Matte Flat Velvet Lipstick warna blue valentine. Dengan lipstik ini, bibir kita bisa jadi cetar membahani kayak dajjal. Hahaha… Siap-siap aja dilihatin orang-orang sampe jaw drop kalau jalan di mal, kebun binatang, sekolah, rumah sakit, dan lain sebagainya. Karena orang-orang kan cuma menganggap bahwa lipstik yang etis itu warnanya kalau nggak merah, ya, pink! Dasar orang-orang kuno! Kembali aja ke zaman di mana Cleopatra masih hidup! Meskipun terlihat aneh, tapi gue suka banget sama lipstik ini. Kalau kalian udah kenal gue lama, pasti nggak heran kenapa gue suka banget sama lipstik ini. Ini hasilnya. Gue selfie pake lipstik itu di toilet Blitz Grand Indonesia. Bagus, ya, hasil selfienya! Soalnya lampunya banyak dan terang bingit. Kalau kata orang-orang, toiletnya cocok buat foto studio atau foto pre-wedding. Hahaha… Saking bagusnya, gue nggak perlu pake filter apa pun. Camera 360 mah lewat, Cuy! Dan abaikan aja alis gue yang masih hitamnya masih terlalu cetar karena gue baru aja me-retouch sulam alis gue. Nanti kalau udah lewat masa pengelupasan, gue bakal review soal sulam alisnya di blog ini, deh. Kalau pake lipstik biru gelap, tapi ada nuansa sedikit elektrik kayak begitu, kayaknya gigi berasa lebih putih, ya? Duh, gue jadi pengin cari warna lain lagi yang lebih membahana jadinya! Hehehe… Nah, kalau difoto malam-malam di luar ruangan, hasilnya jadi lebih gelap. Kalau di-zoom lebih dekat, barulah kelihat birunya. Tergantung mata batin masing-masing yang lihat, sih. Setelah jadi rebel karena pake lipstik super cetar membahana ini, gue pun membuat kesimpulan: Kelebihan:...

Page 4 of 10« First...23456...10...Last »
Top
The official website of blogger, book author, and eating champion Mariska Tracy