FacebookTwitter
Page 1 of 11

Kenalan dengan Asparagus yang Instagenic dan Menyehatkan

By on Aug 9, 2019 in Diary, Food Porn

Bisa dibilang, awalnya gue nggak kenal-kenal banget sama asparagus. Soalnya, sayuran ini hampir nggak pernah disajikan sama nyokap di rumah. Kalau pun makan asparagus kayaknya cuma pernah di resto atau kondangan. Inget kan sama sup asparagus yang sering dijadikan sebagai makanan pondokan saat resepsi pernikahan? Nggak heran kalau emak-emak jarang menyajikan asparagus di rumah, soalnya di pasar sepertinya nggak ada. Kalau mau beli, harus di supermarket impor yang jual bahan makanan bule. Selain itu, harganya juga lumayan mahal. Satu kotak kira-kira harganya Rp40 ribu sampai 50 ribuan gitu deh. Tergantung beratnya berapa gram. Satu kotak, kira-kira isinya segini. Ehm, lumayan dikit, kan? Tahu nggak kenapa tiba-tiba gue beli asparagus terus masak sayuran itu? Gara-gara ikutan giveaway foto masak-masakan di Instagram! Hahaha… demi bikin foto cakep nan instagenic. Nah, asparagus itu bentuk dan warnanya instagenic banget. Kebetulan juga, gue memang lagi belajar food plating dan asparagus itu sangat memudahkan kita dalam hal plating. Masakan bintang 5 di hotel-hotel atau resto mewah, biasanya kan pakai asparagus sebagai sayuran kan? Dari situ, gue mulai suka asparagus. Soalnya, mudah diolah. Biasanya cukup direbus dengan air yang sudah diberi sedikit garam atau di-stir fry dengan sedikit minyak, bawang putih, garam, dan lada putih. Untuk ukuran sayur yang biasanya dibenci orang, rasanya juga enak kok, crunchy, dan nggak ada pahit-pahitnya. Gue juga jadi tertarik buat kenalan sama manfaatnya. Ya kan, udah beli bahan makanan yang cukup mahal, tentunya gue juga harus tahu manfaatnya untuk kesehatan dong biar lebih semangat makannya! Membantu menurunkan berat badan Setengah cangkir asparagus cuma mengandung 20 kalori. Pastinya, bagus banget buat yang mau diet, nih! Serat yang terkandung di dalamnya juga tinggi, sehingga membuat perut cepat kenyang dan bisa memperlancar pencernaan. 2. Kaya akan nutrisi Bukan hanya berserat tinggi, namun asparagus juga mengandung protein, vitamin C, vitamin A, vitamin E, vitamin...

Jadi Sehat dan Cantik dengan Rutin Konsumsi Peach Gum Healthy Dessert

By on Aug 9, 2019 in Beauty, Diary, Food Porn

Kalau kalian main Instagram dan suka mengikuti perkembangan dunia kuliner, pasti nggak asing dengan Peach Gum Healthy Dessert yang manis, menyegarkan, menyehatkan, bisa bikin awet muda, juga cantik. Entah siapa duluan yang mempopulerkan dessert ini. Tadinya gue pikir asalnya dari Medan, tapi ada yang bilang dari Singapura lalu menyebar ke Batam. Kalau lihat dari penampilannya, sepertinya memang nggak asing soalnya beberapa bahannya pernah gue konsumsi dan biasanya digunakan nyokap gue buat masak sup herbal ala Chinese. Makanya dibilang menyehatkan, karena bahan-bahannya memang herbal dan bisa dibilang “obat” alami. Tapi, rasanya jauh dari kata obat, kok. Anak kecil pun gue rasa bakal suka banget sama rasanya. Jadi, daripada jajan boba milk tea yang gulanya segambreng dan kalorinya setara sama nasi padang, mendingan ganti dessert kalian dengan peach gum ini. Kemarin, gue sempat masak peach gum healthy dessert ini dan seperti ini jadinya. isinya rame, meriah, dan tiap kandungan ada manfaat masing-masing. Bahan-bahan yang digunakan untuk memasak peach gum healthy dessert ini memang lumayan banyak. Bisa delapan sampai sembilan bahan. Kalau cuma pakai bahan sedikit, rasanya kurang cihuy. Tadinya, gue juga sempat ragu buat masak dessert ini. Tapi, sekarang sudah banyak online shop yang menjual paket dessert peach gum, kok. Bahannya lengkap, sudah ditakar, dan ada penjelasan mengenai cara memasaknya. Cara masaknya juga mudah dan orang yang nggak pernah masak pun, gue rasa juga tetap bisa ikutin. Terus, bahan-bahan apa aja yang biasanya ada di peach gum healthy dessert? Dan apa aja sih manfaatnya, sehingga bisa bikin sehat juga cantik? Biji Teratai (Lien Ci) Biji teratai kalorinya rendah juga kaya akan protein, magnesium, potasium, dan fosfor. Jadi, bagus banget untuk yang pengin menurunkan berat badan, menurunkan kadar gula darah, dan mencegah penuaan. Sebelum dimasak, sebaiknya belah dulu biji teratai dengan pisau lalu buang tengahnya supaya nggak pahit. 2. Kurma Merah (Angco)...

Page 1 of 11
Top
The official website of blogger, book author, and eating champion Mariska Tracy