FacebookTwitter

Ketagihan Kopi Mentega

By on Apr 29, 2017 in Diary, Food Porn

Mariska Tracy Share On GoogleShare On FacebookShare On Twitter

Sejak kenal sama Kak RG, gue berubah jadi perempuan pencandu kopi. Untung cuma jadi pecandu kopi, bukan pecandu narkoba! Soalnya, dia yang suka cekokin gue kopi. Alhasil, kalau nggak minum kopi, bawaannya ngantuk melulu, kepala pusing, dan susah mikir. Mungkin emang bawaan dari lahir kali, ya. Dari dulu udah males mikir. Hahaha…

Tapi, bisa dibilang, kopi udah membawa banyak perubahan buat gue. Selain lebih rajin mikir, gue juga jadi jarang tidur-tiduran di kantor. Lebih produktiflah pokoknya. Padahal, minumnya cuma kopi instan yang sering diragukan kualitasnya oleh para pecinta kopi.

Selain kenalin kopi instan dan Starbuck* ke gue, Kak RG juga kenalin kopi mentega atau yang biasa disebut butter coffee atau bulletproof coffee. Awalnya, gue mikir kopi mentega itu, berarti kopi dicampur Blue Ban*. Tapi, ternyata itu salah besar! Karena Blue Ban* itu margarin, bukan mentega.

Kandungan mentega itu jelas lebih bagus ketimbang margarin, karena mentega berasal dari lemak nabati hewan pemakan rumput. Juga mengandung omega 3, omega 6, dan vitamin K. Baik untuk membangun sel tubuh dan menjaga fungsi otak. Nah, mentega yang kudu dipakai untuk bikin kopi mentega adalah mentega tawar (unsalted butter).

Ngomong-ngomong soal kopi mentega, kopi ini cocok untuk mereka yang menjalankan diet ketogenik. Menurut para ahli sih, kalau minum kopi mentega, kita emang kudu diet. Kalau nggak sambil diet, berat badan bisa bertambah, soalnya kan lemaknya tinggi bingit. Segelas kopi mentega mengandung lebih dari 400 kalori.

Karena gue penasaran bingit, akhirnya gue coba bikin sendiri kopi mentega. Maklum, kopi macam ini nggak dijual di pasaran. Kalau di luar negeri mungkin banyak. Bikinnya gampang bingit, kok. Tinggal campurin 2 sendok teh kopi hitam, gula Tropicana Slim, satu sendok makan mentega tawar, satu sendok teh virgin coconut oil. Campurkan semua bahan tersebut dengan 200-300 ml air hangat.

Kenapa kudu ditambahin virgin coconut oil (VCO)? Soalnya, disuruhnya begitu. Hahaha… VCO emang punya banyak manfaat untuk kesehatan tubuh, sih. Di antaranya menambah kekebalan tubuh, menghaluskan kulit, menyehatkan jantung, dan lain-lain.

Gimana rasanya tuh kopi mentega, Kak? Nggak enak bingit, Cuy! Mendingan sih diminum langsung sampai habis pas masih hangat. Soalnya kalau udah dingin, rasanya makin amsiong. Tapi, gue tetap rajin minum kopi mentega, soalnya khasiatnya lebih manjur ketimbang kopi instan. Abis minum ini, berasanya kenyang hingga empat jam. Nggak ngantuk dan badan segar. Sumpah, udah kayak abis pakai narkoba!

Kalau kalian udah terbiasa minum kopi mentega, dijamin kopi instan nggak ada taik-taiknya, deh. Kalau mau lebih mantap, kalian bisa campurin mentega tawar dengan kopi hasil olahan mesin yang ada di kedai kopi. Bah, efek “narkoba”nya jelas lebih terasa.

Sekarang, Kak Uung pengin kasih tantangan ke kalian buat cobain kopi mentega dan rasakan bedanya. Hahaha… Kalau sudah minum, coba share di sini, ya!

Foto: Ronny

 

 

Top

Makasih udah baca sampai selesai kak!

Biar nggak ketinggalan post terbaru, like¬†facebook page gue ya…

mariskatracy-rock

 

The official website of blogger, book author, and eating champion Mariska Tracy