FacebookTwitter
Page 1 of 212

Ketagihan Kopi Mentega

By on Apr 29, 2017 in Diary, Food Porn

Sejak kenal sama Kak RG, gue berubah jadi perempuan pencandu kopi. Untung cuma jadi pecandu kopi, bukan pecandu narkoba! Soalnya, dia yang suka cekokin gue kopi. Alhasil, kalau nggak minum kopi, bawaannya ngantuk melulu, kepala pusing, dan susah mikir. Mungkin emang bawaan dari lahir kali, ya. Dari dulu udah males mikir. Hahaha… Tapi, bisa dibilang, kopi udah membawa banyak perubahan buat gue. Selain lebih rajin mikir, gue juga jadi jarang tidur-tiduran di kantor. Lebih produktiflah pokoknya. Padahal, minumnya cuma kopi instan yang sering diragukan kualitasnya oleh para pecinta kopi. Selain kenalin kopi instan dan Starbuck* ke gue, Kak RG juga kenalin kopi mentega atau yang biasa disebut butter coffee atau bulletproof coffee. Awalnya, gue mikir kopi mentega itu, berarti kopi dicampur Blue Ban*. Tapi, ternyata itu salah besar! Karena Blue Ban* itu margarin, bukan mentega. Kandungan mentega itu jelas lebih bagus ketimbang margarin, karena mentega berasal dari lemak nabati hewan pemakan rumput. Juga mengandung omega 3, omega 6, dan vitamin K. Baik untuk membangun sel tubuh dan menjaga fungsi otak. Nah, mentega yang kudu dipakai untuk bikin kopi mentega adalah mentega tawar (unsalted butter). Ngomong-ngomong soal kopi mentega, kopi ini cocok untuk mereka yang menjalankan diet ketogenik. Menurut para ahli sih, kalau minum kopi mentega, kita emang kudu diet. Kalau nggak sambil diet, berat badan bisa bertambah, soalnya kan lemaknya tinggi bingit. Segelas kopi mentega mengandung lebih dari 400 kalori. Karena gue penasaran bingit, akhirnya gue coba bikin sendiri kopi mentega. Maklum, kopi macam ini nggak dijual di pasaran. Kalau di luar negeri mungkin banyak. Bikinnya gampang bingit, kok. Tinggal campurin 2 sendok teh kopi hitam, gula Tropicana Slim, satu sendok makan mentega tawar, satu sendok teh virgin coconut oil. Campurkan semua bahan tersebut dengan 200-300 ml air hangat. Kenapa kudu ditambahin virgin coconut oil (VCO)? Soalnya, disuruhnya begitu....

Resep Kolak Biji Salak

By on Apr 29, 2017 in Diary, Food Porn

Menjelang bulan puasa yang tinggal sebentar lagi, Kak Uung pun sempat bikin Kolak Biji Salak. Padahal, yaelah puasa juga nggak! Emang doyan aja, sih. Sejak mengenal yang namanya bulan puasa, Kolak Biji Salak telah menjadi takjil kesukaan Kak Uung. Meskipun baru pertama kali bikin Kolak Biji Salak, nggak gue sangka, rasanya enak juga. Sekali-kali boleh kan sombong? Ya udah deh, langsung aja bikin di dapur masinhg-masing! Bahan: 500 gram ubi jalar (gue pakainya ubi cilembu karena adanya cuma ini) 100 gram tepung tapioka 1/2 sendok teh garam Bahan saus gula: 1/2 liter air matang 200 gram gula merah 1 sendok makan gula pasir (gulanya gue ganti sama sebungkus gula Tropicana Slim) 2 lembar daun pandan Bahan saus santan: 200 ml santan instan 250 ml air matang 1/2 sendok teh garam 1 lembar daun pandan Cara membuat: Kupas ubi cilembu, cuci, dan kukus sampai lembek dan mudah dihancurkan. Kemudian campurkan dengan tepung tapioka dan garam. Aduk hingga rata dan bentuk sesuai selera. Rebus adonan yang sudah dibentuk hingga matang dan mengapung. Campurkan semua bahan saus gula hingga matang dan mendidih. Begitu pula dengan saus santan. Campur semua bahan hingga matang dan mendidih. Sajikan kolak dengan siraman saus gula dan santan. Resepnya gue contek dari sini dan disesuaikan dengan bahan dan kemampuan gue sendiri. Kalian juga bisa coba sendiri di rumah lho. Selamat mencoba! Foto: Ronny  ...

Resep Salted Egg Yolk Chicken

By on Apr 29, 2017 in Diary, Food Porn

Sebagai anak gahul, sepertinya kalian sudah tahu soal salted egg yolk yang ada di setiap makanan. Kali ini, Kak Uung bikin resep Salted Egg Yolk Chicken. Resepnya beredar di mana-mana sampai gue bingung mau ikutin yang mana. Ya udah deh, akhirnya gue bikin resepnya disesuaikan dengan bahan yang ada di rumah dan pakai feeling. Hahaha… Kali-kali enak gitu dan bisa masuk rekor MURI. Amin. Untungnya sih, hasil akhirnya lumayan daripada lumanyun. Btw, bikin makanan jenis ini bahan yang digunakan cukup boros, terutama soal penggunaan telur asin yang cuma diambil kuningnya. Terus putihnya diapain? Ya kali dimakan semua. Sekali-kali nggak apa-apa deh makan makanan mevvah. Yuk, langsung aja capcus ke dapur! Bahan: 500 gram daging ayam tanpa tulang Garam dan lada secukupnya untuk marinade 2 buah telur ayam Tepung terigu secukupnya Minyak goreng untuk menggoreng Bahan salted egg yolk: 8 kuning telur asin matang 7 lembar daun salam 7 tangkai cabai rawit merah (kalau pengin lebih pedes, tambahin aja, Bray!) 1 sendok santan instan Air hangat secukupnya Garam secukupnya Gula secukupnya (kalau gue pakai sebungkus gula Tropicana Slim Minyak goreng secukupnya Cara membuat: Potong daging ayam sesuai selera. Biasanya sih bentuk dadu. Lalu marinade dengan menggunakan garam dan lada secukupnya selama 20 menit. Kemudian cemplungkan potongan daging ayam ke dalam kocokan telur dan balut dengan tepung terigu. Lalu goreng hingga kuning kecokelatan. Hancurkan kuning telur asin yang sudah matang, campur dengan santan dan air secukupnya. Tumis adonan kuning telur asin tersebut, kemudian tambahan daun salam, cabai rawit merah, garam, dan gula. Tunggu sampai matang dan berbusa, lalu campurkan dengan potongan daging ayam yang sudah digoreng. Kecilkan api dan aduk hingga merata. Makanan pun bisa disajikan untuk 4 hingga 5 orang. ‘ Gimana? Cukup mudah kan bikin Salted Egg Yolk Chicken di rumah? Salted egg yolk tersebut bisa kalian aplikasikan untuk...

Resep Tongseng Daging Sapi

By on Apr 24, 2017 in Diary, Food Porn

Berhubung Kak RG pernah memasak tongseng daging babi saat acara memasak di rumah beberapa waktu lalu, gue pun terinspirasi buat masak tongseng juga. Maklum, gue anaknya kompetitif bingit, sih. Tadinya, gue pengin banget masak tongseng daging kambing, tapi di kulkas nggak ada daging kambing. Apalagi, kata orang-orang masak daging kambing itu ribet, takutnya dagingnya bau ketek. Ya udahlah, pakai daging yang ada di kulkas aja! Kebetulan, di kulkas ada irisan daging sapi wagyu. Okelah hajar! Gaya bingit kan bikin tongseng pakai daging mevvah! Setelah menjelajah internet, akhirnya Kak Uung ketemu resep Tongseng Daging Sapi yang aduhai. Yuk, langsung aja masak! Bahan: 200 gram daging sapi wagyu (di rumah cuma ada segitu) 100 gram kol diiris 1 buah tomat diiris 1 batang daun bawang diiris 10 cabai rawit iris kasar 1 bungkus gula jagung Tropicana Slim dua sendok teh garam dua sendok makan kecap manis Tropicana Slim 4 sendok makan santan instan dicampur 1,5 gelas air Bahan halus: 5 siung bawang merah 3 siung bawang putih 2 butir kemiri 2 cm kunyit 1 sendok teh ketumbar 1 sendok teh merica 2 batang sereh digeprek 3 cm lengkuas digeprek 4 lembar daun salam Cara membuat: Berhubung daging sudah diiris, jadi tinggal direbus aja sampai matang. Tumis bumbu halus, masukan daging. Oseng hingga berubah warna. Masukan air santan dan bumbu-bumbu. Masak hingga mendidih, kemudian masukan kol, tomat, cabai, dan daun bawang. Lalu sajikan. Menu ini bisa dimakan oleh 4 orang. Resep Tongseng Daging Sapi tersebut gue contek di sini. Jikalau kalian ingin merasakan tongseng dengan bumbu lebih medok, kalian bisa pakai bahan dua kali lipat dari bahan-bahan di atas. Selamat mencoba! Foto: Ronny...

Pengalaman Cobain Mie Shirataki yang Bikin Kurus

By on Apr 24, 2017 in Diary, Food Porn, Review Produk

Sekarang, lagi ramai bingit diet ketogenik (keto). Itu lho, diet yang lebih banyak makan fats (lemak), lalu disusul protein, dan rendah akan karbohidrat. Gue nggak terlalu ikutin diet keto dan masih setia ikutin diet OCD. Tapi, gue setuju bingit kalau kita harus kurangin karbo dan gula demi masa depan yang lebih sehat. Gue pernah nulis soal diet keto di Travel Tips Pegipegi. Itulah kenapa mie Shirataki lagi hits banget akhir-akhir ini. Soalnya, mie Shirataki itu rendah karbohidrat, jadi cocok bingit buat dikonsumsi sama orang-orang yang diet keto. Karbohidratnya cuma 5 gram, Kak! Juga mengandung serat pangan sebesar 4 gram. Selain itu, mie Shirataki juga bebas dari gluten, gula, dan tentu aja rendah kalori. Coba kalian bandingkan sama Indomi* atau Sarim* yang mengandung banyak karbo jahat. Jauh bingit, Cuy. Berbeda dari mie yang beredar di pasaran. Mie Shirataki dibungkus dengan plastik dan direndam air. Warnanya bening dan agak putih. Mie Shirataki berasal dari Jepang dan terbuat dari ubi porang/ubi konjac. Katanya, serat dari ubi koncak namanya glucamonnan yang bagus untuk menurunkan berat badan sekaligus memperlancar berak dan seratnya mengandung probiotik yang bisa merangsang tumbuhnya bakteri baik di usus. Kalau makan mie ini, kalian bakal berasa kenyang lebih lama. Karena tidak ingin ketinggalan zaman, gue pun cobain mie Shirataki yang lagi hits ini. Kebetulan, gue juga tau Shirataki dari Rofandi, adiknya Kak RG yang lagi rajin diet. Kalian bisa beli Shirataki di supermarket impor atau Tokopedi*. Harganya masih terjangkau, sebungkusnya kira-kira Rp 7.500-8.500. Karena terlalu antusias makan mie Shirataki, gue langsung pisahin mienya dari air, cuci, lalu goreng. Hahaha… Padahal, seharusnya direbus dulu selama lima menit. Alhasil, jadi berasa kayak goreng mie jelly. Teksturnya berasa aneh. Kalau kata Kak Lucia Leaf yang sering makan mie Shirataki, mie ini memang harus direbus dulu supaya teksturnya jadi mirip mie biasa. Inilah hasil masakan...

Page 1 of 212
Top

Makasih udah baca sampai selesai kak!

Biar nggak ketinggalan post terbaru, like facebook page gue ya…

mariskatracy-rock

 

The official website of blogger, book author, and eating champion Mariska Tracy