FacebookTwitter

Kenyang Sepanjang Masa dengan Jamba Juice

By on Oct 17, 2016 in Diary, Food Porn

Mariska Tracy Share On GoogleShare On FacebookShare On Twitter

Kata Koh Dennis, si bos Montir.id, di Central Park ada jus yang bisa bikin kita kenyang sepanjang masa. Namanya Jamba Juice. Gue pikir mengenyangkan karena jusnya terbuat dari buah durian dan sejenisnya. Ternyata nggak begitu, karena bahan-bahan yang digunakan adalah bahan-bahan yang menyehatkan. Jadi, cocok banget buat kalian yang pengin diet atau membentuk badan bak binaragawan. Sebelumnya, gue nggak pernah dengar soal Jamba Juice, karena Jamba Juice emang masih baru banget di Indonesia. Kantor pusatnya ada di luar negeri, tepatnya di California, AS, tempat lahir Kak Uung. Cabang pertama Jamba Jucie di Indonesia dibuka di Central Park, lantai GF. Semoga aja ke depannya bakal buka di Mangga Besar, Kebon Jeruk, dan sekitarnya. Karena pengin merasakan jus dari tempat lahir sendiri, gue dan Kak RG pun mampir ke Jamba Juice. Pas sampai ke sana, kami sempat ragu, apakah harus makan berat dulu atau nggak? Masa dinner cuma minum jus? Hidup sehat sih boleh-boleh aja, tapi jangan gitu-gitu amat, dong! Penginnya sih ngemil burger dulu sebelum minum jus, tapi entah kenapa kami langsung mampir ke Jamba Juice.

Jamba Juice

Tempatnya nggak terlalu luas, tapi nyaman kok kalau buat ngejus doang. Karena tempat duduk nggak terlalu banyak, bisa jadi lebih banyak yang take away ketimbang minum jus di tempat. Untungnya, antrean nggak ramai, jadi bisa beli jus dengan nyaman. Mungkin karena weekday kali, ya, jadi nggak ramai.

fullsizerender

Menu yang bisa kalian pilih di Jamba Juice ada tiga macam, yaitu Classic Smoothies, Superfood Smoothies, dan Energy Bowls. Kisaran harga per menu adalah Rp 39 ribu sampai 69 ribu. Agak mahal buat ukuran minuman karena harganya sama kayak harga makanan.

Ternyata, menu yang ditawarkan adalah smoothies, bukan jus. Tapi, orang-orang suka reflek nyebut jus kalau ke Jamba Juice. Padahal, jus dan smoothies itu adalah kedua makhluk yang berbeda. Smoothies punya tekstur lebih pekat ketimbang jus. Karena, smoothies dibuat dengan tambahan susu atau yogurt. Kalau minum jus, biasanya kita cuma minum sarinya, tapi ampasnya dibuang. Sedangkan, kalau minum smoothies, kita minum semua bagian buah atau sayurnya. Makanya, minum smoothies itu lebih mengenyangkan daripada minum jus.

Jamba Juice

Kalian juga bisa pilih, mau smoothies ukuran small atau regular.

Jamba Juice

Kami pesan Superfood Smoothies dengan menu Avocado Almond Ambrosia ukuran regular (Rp 48 ribu).

Jamba Juice

Bagus, ya, warnanya! Matching sama rambut gue. Namanya keren bingit. Avocado Almond Ambrosia. Tentu aja isinya terdiri dari alpukat dan susu almond. Kalau Ambrosia jelas aja gue nggak tahu itu apaan. Kalau cari di google sih, Ambrosia itu berarti minuman para dewa dan dewi. Siapa pun yang meminumnya diharapkan bisa memiliki kehidupan yang abadi. Amin.

Rasanya seger banget! Lebih enak daripada minum es mambo. Rasa yang paling dominan menurut gue sih, rasa susu almond-nya. Rasa alpukatnya juga berasa sih, tapi nggak sepekar rasa susu almond. Sekali sedot, pengin sedot terus sampai habis. Sumpah, nagih bingit! Manisnya juga pas dan nggak berlebihan.

Lalu, kami juga pesan Energy Bowls dengan menu Dragon Fruit seharga Rp 64 ribu.

Jamba Juice

Ini nih jenis makanan yang lagi kekinian di ibu kota. Orang-orang nyebutnya smoothies bowl. Penampilannya instagenic bingit. Sayang bingit penyajiannya nggak pakai mangkuk. Coba kalau pakai mangkuk, pasti penampilannya lebih ciamik.

Tadinya, gue pikir Dragon Fruit cuma terbuat dari buah naga yang diblender sampai jadi smoothies, tapi ternyata mereka juga pakai nanas dan mangga. Pantesan rasanya aduhai bingit. Biasanya kan kalau cuma pakai buah naga, rasanya belum tentu semanis itu. Juga ada potongan pisang dan kacang-kacangan yang renyah. Mantap bingit pokoknya. Kekurangannya cuma satu. Kurang banyak! Hahaha…

mariska-tracy---blog-header-bright (1)

Gue nggak nyangka aja sih, cuma minum dua macam smoothies bagi dua sama Kak RG, kenyangnya udah maksimal bingit. Sampai menjelang tidur, kami nggak kelaparan sama sekali. Nggak merengek-rengek pengin delivery ayam suntik. Benar-benar kenyang sepanjang masa, seperti kasih ibu kepada beta.

Mungkin itulah kenapa smoothies di sana disebut superfood! Nggak heran jika harganya mirip-mirip kayak seporsi ayam goreng, beserta nasi, dan lalapan. Seketika itu pula, gue jadi pengin belajar bikin smoothies bowl biar bisa sering makan smoothies bowl sampai punya perut six pack kayak Agnez Mo! Dan, kalau ke Central Park lagi, tentu aja Kak Uung pengin mampir lagi Jamba Juice buat cobain menu lainnya!

Sekian sudah coba-coba minuman sehat kali ini. Mungkin aja di blog berikutnya, Kak Uung bakal review minuman keras. Ditunggu aja, ya! Babay!

Foto: Mariska

 

 

 

Top

Makasih udah baca sampai selesai kak!

Biar nggak ketinggalan post terbaru, like facebook page gue ya…

mariskatracy-rock

 

The official website of blogger, book author, and eating champion Mariska Tracy