FacebookTwitter
Page 2 of 212

Pertanyaan “Kapan Nikah?” Masih Dianggap Sopan oleh Angkatan Tua

By on Apr 10, 2016 in Diary

Menjelang Imlek, Lebaran, atau hari raya apa pun, biasanya pertanyaan “kapan nikah?’ jadi pertanyaan paling najis ketika lagi kumpul keluarga. Yang sudah punya pacar aja bete banget dengernya, apalagi yang masih jomlo. Kalau jomlo, mau nikah sama siapa coba? Pertanyaan itu bikin bete soalnya, masalah mau nikah atau nggak adalah urusan pribadi yang sepertinya nggak perlu diumbar ke semua orang. Ada orang yang menganggap nikah itu ibadah, penting banget, dan harus banget dilakuin karena kalau nggak nikah, bisa gatel-gatel. Ada juga yang menganggap nikah itu nggak penting dan emang nggak mau nikah. Toh, kalau nggak nikah juga nggak bakal langsung mati atau masuk neraka. Buat yang sudah lumayan lama pacaran, tapi belum nikah-nikah juga, tentu aja mereka juga punya alasan sendiri. Karena, nikah itu nggak gampang, harus mikirin kestabilan duit dan emosional juga. Jadi, ngapain sih harus ikut campur segala? Emang situ yang bayarin bujet nikah atau biaya kehidupan rumah tangga mereka nantinya? Begitu pula dengan pertanyaan-pertanyaan lanjutan setelah menikah, seperti “kapan punya anak?”, “kapan punya anak kedua?”, “kapan punya cucu?”, dan sebagainya. Nggak sekalian aja tanya kapan mati? Dan buat yang masih jomlo karena emang masih pengin sendiri atau karena belum ketemu orang yang cocok, gue rasa itu adalah hal yang wajar. Semua orang juga pasti pernah alamin hal itu. Jadi, daripada maksa orang supaya cepat-cepat punya pacar, terus malah bikin orang itu salah milih pacar, bahkan menikah dengan orang yang salah, mendingan urus aja kehidupan pribadi masing-masing. Buat kalian yang termasuk generasi nggak tua-tua amat dan generasi millennial, mungkin kalian sudah tahu bahwa pertanyaan “kapan nikah?” itu emang nggak sopan. Karena kalian sudah bersentuhan dengan meme “kapan nikah?” di Path yang sangat menyentuh kolbu, seperti ini. Nah, buat yang sudah sering lihat dan baca meme kayak begitu kan jadi sadar sendiri bahwa tanya “kapan nikah?” adalah pertanyaan...

Review Hada Labo CC Cream Ultimate Anti Aging

By on Apr 4, 2016 in Beauty, Diary, Review Produk

Seiring bertambahnya usia, kalau memilih produk kecantikan, gue pasti milih produk yang mengandung anti aging ketimbang whitening. Bukan karena gue Cina, jadi sudah putih, terus nggak butuh whitening lagi. Tentu aja gue masih butuh produk yang bisa mencerahkan kulit karena matahari di Jakarta sangatlah JAHAP, kalau kata Bang Ipul. Tapi, untuk saat ini gue lebih fokus pada anti aging. Karena, gue ingin mengubah destiny. Ciyeee, kayak iklan apa gitu, ya! Jadi, gue memilih Hada Labo CC Cream Ultimate Anti Aging, ketimbang Hada Labo CC Cream Ultimate Whitening. Gue pilih CC cream yang warnanya royal ivory, ketimbang elegant beige. Soalnya, lebih cocok buat kulit gue yang putih bak orang Cina. Ukurannya cuma 25 gram, tapi biasanya sih BB atau CC cream lama habisnya. Malah kadang nggak abis-abis, lalu bingung gimana cara habisinnya! Dari awal, gue agak bingung, apa sih bedanya BB cream dan CC cream? Kayaknya sama aja, deh. Tapi, ternyata ada bedanya dikit nih, Kak! BB cream yang dikenal sebagai blemish balm atau beauty balm adalah bentuk ringan dari foundation dengan rangkaian formula pelembab, SPF, dan antioksidan dengan tingkat coverage medium. Karena kandungannya, kalian tidak perlu menggunakan pelembap atau tabir surya saat menggunakan krim ini. Karena coverage yang lebih ringan daripada foundation, saat kalian menggunakan BB cream, kulit kalian nggak akan terlihat seperti memakai topeng, jadi cocok untuk dipakai sehari-hari dengan makeup ringan. Sedangkan CC cream diunggulkan sebagai versi yang formulanya merupakan penyempurnaan dari BB cream. CC cream punya beberapa fungsi yang membuat kalian makin jatuh cinta. CC berarti colour control, colour correcting atau complexion care. Artinya, redness (bintik-bintik merah, bekas jerawat) di wajah akan lebih teratasi karena kandungan dari CC cream lebih mampu menyamarkan redness di kulit wajah. Dengan formula yang menutrisi kulit dan mampu membantu mengatasi problem di kulit, CC cream dipercaya dapat menutrisi, mencerahkan, memperbaiki tekstur dan...

Kose Super Dual Clear C: Peeling Gel yang Melembutkan

By on Apr 4, 2016 in Beauty, Diary, Review Produk

Biasanya kalau gue pakai krim, gel, atau apa pun buat peeling, jatuhnya bikin kulit mengelupas sangat parah. Lalu, kulit bakal jadi tipis, merah-merah, dan sakit. Tapi, sejak gue cobain Kose Super Dual Clear C di acara Girls Day Out Kose Indonesia bulan Desember 2015 kemarin, gue langsung jatuh cinta sama produk ini. Dari nama dan penampakannya, Kose Super Dual Clear C sama sekali nggak kelihatan kayak peeling gel. Malahan lebih kelihatan kayak pelembap. Bahkan, pas dipakai pun lebih berasa kayak pelembap, ketimbang peeling gel. Tapi, khasiatnya benar-benar ampuh luar binasa. Lebih ampuh daripada pengobatan Mak Erot. Gue pun langsung beli peeling gel ini di outlet Kose Mal Taman Anggrek beberapa waktu lalu. Beli dan pakainya sudah lumayan lama. Kira-kira dari Februari 2016 kemarin. Tapi, baru sempat di-review sekarang, karena kayak biasanya, deh. Kak Uung super sibuk. Mandi aja kadang nggak sempat, bahkan abis boker aja nggak sempat cebok. Kose Super Dual Clear C ini cuma 70 ml dan harganya Rp 514 ribu. Mungkin isinya nggak terlalu banyak dan harganya mahal. Tapi, kalau kata SPG di sana, pakai peeling gel ini cukup seminggu sekali di awal. Lama-lama, penggunaannya bisa jadi dua minggu sekali. Jadi, hitungannya tetap hemat. Cara pakai produk ini adalah pertama-tama kalian tentu harus membersihkan wajah sampai benar-benar bersih. Kalau sekarang sih, gue sudah nggak pernah pakai sabun muka lagi, tapi cuma pakai Bioderma Sensibio H2O sampai di kapasnya sudah nggak ada kotoran lagi. Terus baru deh, pakai Kose Super Dual Clear C yang dituang ke kapas. Setelah dituang ke kapas, usap-usap ke seluruh bagian wajah, kecuali area mata dan bibir yang lebih tipis dan sensitif. Usapin kenceng-kenceng juga nggak apa-apa, terutama di bagian hidung dan dagu yang sering ditumbuhi komedo. Karena, seperti yang gue bilang barusan bahwa peeling gel ini nggak berbahaya sama sekali. Abis kelar diusapin,...

Page 2 of 212
Top

Makasih udah baca sampai selesai kak!

Biar nggak ketinggalan post terbaru, like facebook page gue ya…

mariskatracy-rock

 

The official website of blogger, book author, and eating champion Mariska Tracy