FacebookTwitter

5 “Kebohongan” Kopi Instan yang Perlu Kalian Tahu

By on Feb 16, 2016 in Diary

Mariska Tracy Share On GoogleShare On FacebookShare On Twitter

Kata orang di luar sana, sebaiknya kita nggak minum kopi instan karena nggak baik untuk kesehatan dan karena banyak kebohongan di dalamnya. Siap-siap aja bakal terkeZut karena bukan hanya berpengaruh terhadap kesehatan kamu, tapi juga kebahagiaan kamu. Kebohongannya kira-kira kayak begini:

 

1. Kopi Instan Ternyata Nggak Mengandung Antioksidan

 

Katanya, kopi kan mengandung antioksidan tinggi yang baik untuk mencegah penuaan dini, mencegah kanker, mencegah stroke, dan lain-lain. Tapi, antioksidan nggak terdapat di kopi instan, cuma terdapat di kopi super mahal yang pake embel biji-bijian itu. Nggak tahu deh, itu bener atau nggak. Yang jelas sih, penggemar kopi instan kan mengonsumsi kopi instan tujuan utamanya supaya nggak ngantuk dan lebih efektif.

Kayaknya ada antioksidan atau nggak di kopi instan, bukan suatu hal yang penting, deh. Kalau gue pribadi sih, gue lebih memilih mengonsumsi makanan atau minuman lain yang mengandung antioksidan, selain kopi. Misal teh hijau yang gue seduh sendiri di rumah. Lah, itu teh hijau aja yang kita seduh di rumah aja merupakan teh hijau instan yang bikinnya gampang banget! Terus kenapa nggak diklaim sekalian dibilang bohong karena nggak ada antioksidannya?

 

2. Kopi Instan Diolah dengan Tidak Alami

 

Katanya, banyak zat kimia yang terlibat sangat kopi instan diolah. Nggak seperti menyeduh kopi segar, kopi instan telah diciptakan sedemikian rumit agar dapat dinikmati dengan waktu yang sesingkat-singkatnya. Kopi instan memakan banyak sekali zat kimia yang jika dipaparkan terdengar sangat mengerikan. Banyak bahan pengawet yang digunakan untuk campuran kopi yang membuat kopi instan tahan lama.

Kayak yang tadi gue bilang sebelumnya. Teh hijau seduh aja instan. Terus produk apa lagi yang kalian konsumsi di rumah, tapi nggak instan? Oatmeal aja yang sehat banget itu instan, susu instan, dan lain-lain. Hampir semua produk yang kita pakai itu instan dan pakai bahan kimia atau pengawet, kok. Emang sih bagus-bagus aja minum kopi BIJI yang mahal itu soalnya sehat, tapi kalau lihat penampakannya yang cuma biji doang, siapa yang nafsu? Nggak semua orang kerajinan hancurin biji kopi berjam-jam juga sih cuma buat diminum beberapa menit.

Buktinya, di setiap perusahaan, terutama start up menyediakan banyak kopi instan, susu instan, teh tarik instan, dan lain-lain. Supaya bikinnya cepat, nggak ngantuk, dan bisa fokus kerja. Orang-orangnya tetap bisa pinter dan produktif, kok. Coba deh bayangin kalau semua karyawan lebih sibuk mengolah biji kopi ketimbang kelarin kerjaan. Bisa bubar jalan tuh perusahaan. Hahaha…

Nih, yang instan-instan di kantor gue.

 

3. Kopi Instan Nggak Memungkinkan Kita Mengeksplorasi

 

Ada yang bilang kopi instan hanya terbatas pada satu rasa kopi. Kopi instan membatasi kalian mengeksplorasi kopi. Apa yang disajikan pada kopi instan, itulah yang kamu rasakan. Berbeda dengan kopi yang dihasilkan dari biji segar. Dengan kopi jenis ini kalian bisa mengeksplorasi cita rasa kopi dari berbagai bagian. Berbeda cara seduh, berbeda rasa yang kalian dapatkan. Berbeda tingkat kehalusan, berbeda pula rasa yang kalian dapatkan. Pada kopi instan, hal-hal ini sudah pasti tidak bisa kalian dapatkan.

Terbatas pada satu rasa kopi pala lo peyang. Jelas-jelas kopi instan itu rasanya banyak banget! Kalau main ke Indomaret, merk dan rasanya ada berjubel. Itu baru di satu Indomaret, lho. Kalau berkunjung ke Indomaret lain lagi, varian kopi instannya beda lagi. Kalau kopi dari biji segar, rasanya apa coba? Pahit doang, kan? Kalau pun mau dibikin jadi espresso, americano, latte, cappuccino, macchiato, mocha, dan lain-lain harus diolah lagi pake alat super mahal dan bahan-bahan lainnya. Emangnya semua orang punya alatnya di rumah?

Nih,gue kasih foto kopi Nescafe dengan tiga variannya. Ini belum semua varian, lho. Kalau kalian samperin Indomaret atau supermarket besar, pasti variannya jauh lebih banyak. Jadi, kata siapa kamu nggak bisa bereksplorasi dengan kopi instan?

Nescafe

 

4. Kopi Instan Bukanlah Kopi Tapi Perasa Kopi

 

Bisakah kamu bayangkan secangkir kopi instan yang dikemas sedemikian rupa dengan rasa manis dan pahit yang nikmat, tapi dijual dengan harga yang sangat rendah? Kopi yang segar, sehat, dan datang dari biji yang berkualitas nggak akan mungkin dijual murah. Ada sebuah tanda tanya besar kenapa kopi instan bisa dijual dengan sangat murah. Jawabannya adalah karena kopi instan tidak mengandung kopi 100% tetapi perasa kopi buatan yang rasanya tentu mirip kopi. Jadi yang kamu minum selama ini bukanlah kopi, tapi semacam minuman rasa kopi.

Iya sih, katanya cuma perasa kopi, tapi pas diminum segar-segar aja, tuh. Kantuk hilang. Ada juga kopi instan yang pas diseduh dan didiemin beberapa menit, terus ada ampasnya ngumpul di bawah. Itulah ajaibnya kopi instan. Katanya cuma perasa kopi, tapi pas diminum efeknya kayak kopi BIJI dan beberapa varian ada ampasnya. Ajaib banget, Bray! Dan pas gue bandingin rasa kopi BIJI sama kopi instan, kok lebih enak kopi instan, ya?

Kalau ada yang bilang makanan dan minuman instan itu kemunduran dari makanan dan minuman organik, bagi gue, ini kemajuan di bidang teknologi pangan.

 

5. Kopi Instan Nggak Memberikan Nikmatnya Pengalaman Menyeduh Kopi

 

Dengan mengonsumsi kopi instan tentu kalian nggak akan mengalami kenikmatan proses menyeduh kopi. Mulai dari bermain dengan temperatur air, bermain dengan rasio, aneka biji kopi dengan beragam rasa, serta menggunakan beragam alat seduh yang menyenangkan. Kopi instan yang bersifat praktis nggak akan memungkinkan kalian melatih skill menyeduh kopi yang sebenarnya bisa kalian kembangkan.

Dengan kata lain, kalian harus beli mesin penyeduh kopi yang namanya berbau Eropa. Harganya tentu aja mahal seampun-ampun. Sudah beli alat mahal-mahal, belum tentu kalian langsung jago nyeduh kopi. Jadi, menurut gue, itu cuma akal-akalan tukang mesin kopi aja buat jualan. Kalau kata Kak Ronny Gunawan di Facebooknya:

 

 

Sudah tahukan kenapa kalian boleh-boleh aja mengonsumsi kopi instan? Semoga artikel ini membantu, ya!

Foto: @ronnymotret, Mariska

 

 

 

Top

Makasih udah baca sampai selesai kak!

Biar nggak ketinggalan post terbaru, like facebook page gue ya…

mariskatracy-rock

 

The official website of blogger, book author, and eating champion Mariska Tracy