FacebookTwitter

Alice Du Pont Mandevilla Collection by Vindy Faizah

By on Jun 22, 2015 in Diary, Fashion

Mariska Tracy Share On GoogleShare On FacebookShare On Twitter

Di suatu siang, Line gue bunyi. Ternyata, ada chat dari Kak Vindy Faizah, temen kantor gue yang udah resign sejak tahun 2011 kemarin. Doi resign dari majalah GADIS karena pengin kawin. Eh, bukan cuma karena kawin deh, tapi juga karena doi pengin merintis usaha sendiri. Karena doi lulusan Esmod dan ketika di GADIS sempat jadi fashion stylist, bisnis doi pun nggak jauh-jauh dari dunia itu.

Gue udah lama banget nggak kontekan sama doi. Cuma bertemen sama doi lewat media sosial. Yang gue tau sih, doi udah beberapa kali ikutan lomba merancang busana dan sering juara! Sama kayak Kak Uung gitu, deh, sering menang lomba makan. Tapi, kejayaan Kak Uung udah nggak berlanjut. Sedih.

Vindy bilang bahwa doi pengin agar gue main ke butiknya dan bikin review-nya di blog. Doi juga pengin mendesain dan jahitin gue baju. Gue pun dikasih kesempatan buat tentuin, penginnya dibikinin baju kayak gimana? Buat jalan-jalan atau party?

Beh, betapa senengnya gue pas denger kabar itu. Gue yang nggak terlalu ngerti sama fashion disuruh review butik dan bakal dibikinin baju sama temen gue yang udah jadi fashion designer! Hahaha… Karena gue udah lama banget nggak bikin baju pesta, akhirnya gue minta dia buat bikinin baju pesta aja. Gaunnya warna pink muda dan gue ceritain pengin model yang kayak gimana, lalu dia kembangin sendiri. Pengin tau jadinya kayak gimana? Nanti dulu, ya, Bray!

Setelah menunggu kurang lebih selama seminggu, Vindy pun kasih kabar bahwa gaun yang gue inginkan udah jadi. Akhirnya, weekend kemarin, gue berkunjung ke butiknya.

Ini rukonya. Depannya ada tulisan Toko Deasi,

Ini rukonya. Depannya ada tulisan Toko Deasi.

Gue dan Vindy di depan ruko. Sok-sokan candid, tapi gagal.

Gue dan Vindy di depan ruko. Sok-sokan candid, tapi gagal.

“Jadi, nama butik lo Toko Deasi, Kak?” tanya gue.

“Nggak, Kak. Nama butiknya pake nama aku. Vindy Faizah. Di depan ada spanduk tulisan Toko Deasi soalnya di lantai 1 itu, tokonya kakak aku yang jualan baju jadi. Nah, butikku di lantai 2,” jelas Vindy.

Gue pun main ke lantai 2 dan bisa langsung melihat penampakkan butiknya Vindy yang didesain dengan dekorasi shabby chic. Unyu banget. Kebetulan, emang gue juga suka sama shabby chic. Gue anaknya emang gitu, sih. Suka sama hal-hal yang berbau kewanitaan.

Shabby chic <3.

Shabby chic <3.

Jadi tukang jahit sehari.

Jadi tukang jahit sehari.

Vindy dan penjahitnya di kala sedang sibuk.

Vindy dan penjahitnya saat sedang sibuk.

Kumpulan prestasi Kak Vindy yang sering menang lomba. Gue bangga sama lo, Kak!

Kumpulan prestasi Kak Vindy yang sering menang lomba. Gue bangga sama lo, Kak!

Photo 21-06-15 00.09.35

Kalau dilihat di butiknya, Vindy emang lebih banyak mendesain kebaya. Bagi Vindy, kebaya bukan sekadar jenis pakaian, tapi kebaya punya jasa yang besar dan udah mengubah hidupnya. Kebaya membuat Vindy kembali mengejar mimpinya, yaitu mendirikan bisnis butik dengan konsep ‘Made with Passion’. Makanya doi pake nama ‘Vindy Faizah’ sebagai nama butiknya supaya bisa menunjukkan bahwa doi adalah fashion designer-nya. Butik ini udah berdiri sejak Agustus 2014.

“Semua berawal dari rasa penasaran aku sama Lomba Rancang Kebaya yang diadain sama majalah Kartini setiap tahunnya. Tahun 2014 kemarin temanya Urban Kebaya. Tiba-tiba ide untuk membuat kebaya ready to wear, tapi tetap terlihat stylisth, nggak terkesan seperti seragam, dan nggak terlihat tua muncul di kepala aku. Aku pun bikin sketsa kebaya dengan tema Urban Mind. Hasil sketsa tersebut berhasil membawa aku untuk tampil di final Lomba Rancang Kebaya Kartini 2014 yang merupakan bagian dari Indonesia Fashion Week 2014. Di lomba itu, aku jadi juara 2,” kenang Vindy yang hingga kini terus mengembangkan kebaya modern yang berbahan katun dan cocok dipakai oleh anak muda.

Gue pun melihat dari dekat hasil rancangan kebaya bertema Urban Mind yang udah dipublikasikan dalam bentuk cetakan majalah. Kisah lengkapnya bisa kalian baca di www.vindyfaizah.wordpress.com.

Photo 21-06-15 00.20.35

“Keren banget, Kak! Terus kebaya ijo itu masih lo simpen dong?”

“Sayangnya udah nggak tau ke mana kebayanya, Kak. Tiba-tiba aja hilang. Kayaknya waktu itu lagi dipinjemin buat pemotretan majalah, tapi kaya stylish-nya, dia nggak terima kebaya itu,” curhat Vindy.

“Masya Allah. Bener-bener ilang, Kak? Nggak mau coba bikin lagi?”

“Udah nggak ada kainnya, Kak. Kainnya itu aku cari di daerah yang letaknya pedalaman banget! Di tempat lain nggak ada yang jual. Kalau ke sana lagi, belum tentu ketemu kain yang sama.”

mariskatracy-rock

Ceritanya emang sedih banget, tapi Vindy tetap fokus mengembangkan bisnisnya. Doi juga makin ahli merancang kebaya. Tapi, bukan berarti doi hanya menerima pesanan kebaya. Doi juga bisa bikin jenis baju yang lain, kok. Salah satunya baju pesta pink yang gue pesan ini.

Photo 21-06-15 00.11.36

Jadi, atasan dan bawahannya dibuat terpisah. Nama atasannya Flowy Crop Top, sedangkan bawahannya dinamain Pencil Skirt. Bahasa simpelnya, rok ini disebut rok pensil. Bahan utama yang dipake untuk bikin flowy crop top dan pencil skirt adalah duchess satin. Kalau yang di bagian kiri dan kanan dada yang tampak bak renda-renda itu nama bahannya organza. Gue emang sengaja minta nggak dibikin terusan supaya nantinya bisa di-mix and match sama baju, rok, atau celana lain. Pinter banget, ya, gue!

Saking kreatifnya Vinty, doi nggak bikin gaun ini jadi simpel dan begitu aja. Tapi, doi bikin Outer Sheer Skirt yang bisa nutupin rok pensil. Bahasa simpelnya, rok ini disebut rok tempel. Bahan yang digunakan adalah organza yang transparan. Kalau udah digabungin jadi satu kayak begini, baju ini bisa kita sebut 3 pieces 1 look from Alice Du Pont Mandevilla collection by Vindy Faizah.

Photo 21-06-15 00.12.11

Tampak depan.

Tampak belakang.

Tampak belakang.

Photo 21-06-15 00.12.37

Nggak usah takut rok tempelnya melorot karena ban pinggang berbentuk pita itu dibuat pas sesuai sama ukuran pinggang gue.

Photo 21-06-15 00.15.57

Yang bikin rok tempel ini lebih cantik adalah adanya aplikasi bunga tempel. Nah bunga tempel dengan bentuk seperti itu terinspirasi dari bentuk bunga Alice Du Pont Mandevilla. Itu tuh bunga warna pink yang suka ditanam di sekitar perumahan dan villa mewah. Eh, bener nggak, ya, penjelasan gue soal bunga itu? Kayaknya gue yang sotoy, deh. Hahaha… Nggak perlu takut bunganya lepas karena bunganya nggak ditempel pake lem, tapi dijahit. Gile, kalau pake baju ini, gue bakal berasa kayak princess. Princess terkaya nomor 1 di Jakarta.

mariskatracy-rock

Rasanya nggak lengkap kalau gue nggak cobain baju keren ini. Kak Uung pun masuk ke kamar ganti bernuansa shabby chic.

Photo 21-06-15 00.10.41

Baru pake yang versi belum lengkapnya aja udah berasa kayak princess.

Baru pake yang versi belum lengkapnya aja udah berasa kayak princess.

Photo 21-06-15 00.07.17

Versi lengkap dari depan. Berasa perubahannya dari upik abu menjadi princess.

Versi lengkap dari depan. Berasa perubahannya dari upik abu menjadi princess.

Versi lengkap dari belakang.

Versi lengkap dari belakang.

Photo 21-06-15 00.06.22

Gue dan Vindy.

Gue dan Vindy.

Berasa abis jalan di runway. Berdiri di samping desainer. Hahaha...

Berasa abis jalan di runway. Berdiri di samping desainer. Hahaha…

“Emang biasanya bikin baju berapa lama, Kak?” tanya gue.

“Desain baju dan proses jahitnya kurang lebih 1 minggu. Abis itu fitting. Kalau ada perbaikan, kurang lebih memakan waktu beberapa hari lagi. Itu untuk baju biasa, ya. Kalau baju wedding prosesnya bisa makan waktu berbulan-bulan dan pasti jadi prioritas.”

Gue bukan termasuk cewek yang gemar pake rok panjang, tapi gue suka pake baju pink ini. Kelihatan anggun, feminin, dan berkelas. Tapi, nggak terkesan formal kayak ibu-ibu. Kalian bakal tetap terlihat seperti anak gadis ketika pake gaun ini. Bahannya juga halus, adem, dan jahitannya juga rapih. Gue bisa merasakan bahwa Vindy mendesain gaun ini dengan penuh cinta. Hahaha… Geli banget gombalan gue.

Ternyata, gue nggak cuma dikasih 3 pieces 1 look from Alice Du Pont Mandevilla collection. Tapi, gue juga dikasih rok kembang-kembang mekar sama doi. Sebutan gaulnya Peony Clock Skirt. Masya Allah, kurang baik apa Kak Vindy. Anaknya juga manis, cantik, lemah lembut, kalau ngomong halus kayak putri salju, meskipun doi nggak bisa ngomong ‘R’ dengan lancar. Hahaha…

Photo 21-06-15 00.16.23

Banyak bunga di mana-mana. I feel free…

Rok ini emang bahannya bukan dari katun, tapi dari embroidered shantung (shantung bermotif bordir). Meskipun begitu, roknya tetep nyaman dipakai. Bordiran bunga-bunga warna emas dengan latar belakang merahnya bikin gue jatuh hati. Unik banget! Apalagi, gue emang suka sama motif kembang-kembang! Jahitannya juga halus dan high quality! Di bagian belakang pinggang ada karet, jadi ukurannya bisa disesuaikan dengan ukuran pinggang masing-masing.

mariskatracy-rock

Jadi, jikalau kalian ingin memesan kebaya, gaun pesta, atau apa pun itu, jangan ragu untuk datang ke butik Vindy Faizah. Selain desainnya bagus dan jahitannya rapih, orangnya juga sangat ramah ketika melayani pelanggan dan doi juga nggak sungkan buat menerima masukan.

“Biasanya sih, aku bakal interview dulu kliennya. Aku cari tau style dia kayak gimana, apa yang dia suka dan nggak suka. Setelah itu, baru aku realisasikan lewat sketsa desain. Desainnya tentu aja aku masukin ciri khas aku. Untuk mendapatkan inspirasi, biasanya aku selalu liat tren wedding gown yang lagi update dan banyak browsing tentang runway terbaru,” jelas Vindy.

Kalau pengin tau daftar harganya, bisa dilihat di daftar berikut ini. Menurut gue sih, worth it banget jasa menjahit dengan harga segini karena kualitasnya bagus banget! Dengan menggunakan jasa desainer lokal seperti Kak Vindy, menurut gue ini adalah salah satu langka untuk mencintai produk dalam negeri. Ciyeeee…

Photo 21-06-15 00.10.02

Btw, busway, butik Vindy Faizah juga baru aja launching website butiknya. Kalau sekarang sih, websitenya masih dalam proses lahiran. Mungkin dalam waktu dekat, kalian udah bisa melihat koleksi lengkap butik Vindy di www.vindyfaizah.com.

Dan Kak Uung pun senang sekali bisa main ke butik Kak Vindy yang desainnya sweet dan pulang pun dengan membawa banyak tentengan. Hahaha… Kalian juga jangan lupa kunjungi butiknya, ya!

Vindy Faizah Boutique

www.vindyfaizah.com

Instagram: vindyfaizah

No. HP: 081212688658

Alamat: Jl. Damai Raya No. 39 B

Cipete, Kebayoran Baru

Jakarta Selatan

Foto: RG

 

 

Top

Makasih udah baca sampai selesai kak!

Biar nggak ketinggalan post terbaru, like¬†facebook page gue ya…

mariskatracy-rock

 

The official website of blogger, book author, and eating champion Mariska Tracy