FacebookTwitter

7 Kelakuan Ababil di Instagram

By on Feb 23, 2015 in Diary

Mariska Tracy Share On GoogleShare On FacebookShare On Twitter

Kalau gue masih jadi ababil (abege labil) dan hidup di zaman Instagram seperti sekarang, mungkin gue bakal melakukan hal aneh bin ajaib di Instagram. Untungnya, pas gue masih jadi ababil, belum ada Instragram. Cuma ada Friendster dan Yahoo Messenger. Emangnya, apa aja sih hal ajaib yang biasa dilakukan oleh ababil di Instagram? Mungkin saja kalian juga sering melakukan hal ini, meskipun sudah bukan ababil lagi.

mariskatracy-rock

 

1. Pake Hashtag (#) Berlebihan dan Nggak Tepat

 

Pake hashtag diakui bisa meningkatkan jumlah like, bahkan jumlah followers (kalau hoki). Tapi, sebenarnya fungsi hashtag bukan buat itu. Hashtag itu digunakan agar para Instagrammers mudah mencari gambar. Misalnya, kalau mau cari foto anjing, kita tinggal klik #anjing dan keluar semua gambar anjing. Bukan muka temen kita.

Tapi, banyak ababil yang nggak ngerti akan hal ini. Mereka pake hashtag banyak-banyak, supaya akun mereka makin populer.

#foodporn #bintangporno #instamorning #instagood #asiangirl #girl #asian #fat #beauty #sexy #single #white #follow #followforfollow #iphoneonly #iphonesia #instadaily #instavacation #jakarta #kejebakmacet #matigayadalammobil #tolongyaallah #yangpentingeksis #fotofotoduluah

Nggak cuma ababil yang suka pake hashtag kebanyakan, tapi para online shop juga begitu. Jualannya cuma satu item, tapi pake hashtag banyak banget! Seolah-olah semua barang yang ada di dunia ini adalah dagangan mereka. Maksudnya sih biar banyak yang nyasar ke akun dia, terus liat-liat dan tergoda beli.

#jualrok #jualkemeja #jualjaket #jualraket #jualkaos #juallingerie #jualbeha #jualkolor #jualkacamata #jualkomputer #jualrumah #jualhargadiri

Hal itu menyebabkan calon pembeli makin pusing ketika mencari barang di Instagram. Rasanya pengin banting hape ke atas bantal biar nggak rusak. Sayang juga sih rusakin hape cuma gara-gara sebel sama online shop.

“Kadang suka bingung sama penjual online shop yang suka pakai hashtag kebanyakan. Saya tadinya mau cari kemeja buat cowok saya. Buka #jualkemeja, tapi yang muncul malah lingerie atau yang lain. Akhirnya, saya malah lihat-lihat dan beli yang lain. Nggak jadi beli kemeja,” kata seorang cewek di sebuah forum.

 

2. Minta Follback (Follow Back)

 

Sebelum Instagram booming, banyak ababil yang suka bingit minta follback sama artis atau siapa pun di Twitter. Pas Instagram booming, gue pikir mereka sudah bertobat dan main media sosial secara normal. Ternyata, nggak tuh. Masih aja minta follback. Permintaan yang dituliskan oleh ababil supaya mendapatkan follback dari sang idola pun beragam. Mulai dari yang simpel sampe yang bikin mata sakit.

Kak, folbek eaaa…

K4q, f0lB3k aQ dunZZ, pliiZZ

QaQ, FuLLuWW bEk aQu Eaaa… aWa5 klO nDaQ. G dah 5f b4Giimmuwwww….

Yang pake rayuan maut juga ada!

Bang.. follback IG aku dong. Gak kebayang senengnya kalau difollback sama abang. Please.

Follback dong, Kak. Jesus bless you.. Please follback.. GBU.

Saking kreatifnya, ada juga yang melakukan promo di Instagram berhadiah pulsa buat siapa pun yang promoin dan follback akun Instagram dia. Padahal, dia nggak jualan apa-apa, lho. Kalau gue jadi dia sih, gue mendingan pake duitnya buat beliin mama pulsa, ketimbang orang lain. Atau mungkin buat beli followers. Kan udah banyak online shop yang nawarin jasa jual followers di Instagram!

Usaha keras tersebut dilakukan, karena follback terasa sangat penting. Lebih penting dari pelajaran sekolah. Kalau menurut kalian, apa yang harus dilakukan agar followers di Instagram bertambah? Coba kalian share di kolom comment. Kali aja gue terinspirasi buat melakukan eksperimen terhadap hal itu. Siapa tau followers gue bertambah tanpa harus beli followers.

 

3. Jelek-Jelekin Artis

 

Katanya hater, tapi tiap menit kepoin akun Instagram artis yang dibenci. Saking penginnya kepoin foto si artis yang lagi ciuman atau keliatan belahan dada, eh fotonya malah ke-tab dua kali dan jadi like. Hahaha.. Kalau kayak begitu, rasanya pengin lompat dari gedung bertingkat aja daripada membuat aib di masyarakat. Mending kalau cuma kepoin foto. Tak jarang, mereka juga suka kasih komentar buruk ke si artis.

Gendut banget, lo!

Tangan lo gede banget kayak tukang pukul.

Jelek banget. Muka lo kayak nenek-nenek.

Lo transgender, ya?

Mesum banget muka lo.

Pajang foto toke* terus. Emang lo doang yang punya toke*!!!

Padahal, kalau kepoin Instagram artis sering-sering, bisa membuat kuota internet cepet abis dan menguras emosi lebih banyak. Tapi, ada juga yang mendapatkan kenikmatan pribadi dari menjelek-jelekan artis.

“Kalau aku sih jelek-jelekin dia cuma iseng, Kak. Abis dia belagu bingit orangnya. Kalau lihat orangnya minta digampar gitu. Ya udah deh, aku katain aja dia gendut dan mirip transgender. Terus, aku malah di-block. Karena udah di-block sama dia, rasanya aku pengin cari artis-artis lain yang belagu buat dijelek-jelekin,” ungkap Mercy, anak magang di sebuah majalah remaja.

 

4. Suka Bertanya Soal Agama

 

Agama menjadi topik yang super duper sensitif di Indonesia, tapi masih banyak ababil yang suka bingit bahas soal agama di Instagram. Biasanya, kalau si artis pasang foto lagi mesra-mesraan sama pacarnya atau lagi pake bikini, bukan cuma cowok-cowok ganjen aja yang suka penuh-penuhin komen, tapi juga para “pemuka agama”. Oh ya, biasanya kalau foto sama anjing juga suka ditanyain agamanya apa.

Kak, agamanya apa? Kok pamer aurat?

Kak, inget dosa.

Kak, lebih baik nikah aja daripada zinah.

Kok foto sama anjing, Kak? Kan haram.

Dan lain sebagainya. Abis itu, pasti makin rusuh thread-nya. Soalnya, ada yang setuju sama comment-comment di atas, tapi banyak juga belain si artis.

Jangan munafik kalian para ahli surga. Kayak hidup kalian paling bener ajee…

Lo orang kayak nggak pernah muda aje. Dasar jones.

 

5. Terbawa Drama Sinetron

 

Banyak aktor yang aktingnya oke bingit waktu beradegan mesra dengan lawan mainnya. Kadang, itu membuat kita bertanya-tanya, sebenernya mereka pacaran nggak sih? Tapi, dari dulu, nyokap gue selalu bilang kalau apa pun yang ditayangin di sinetron, itu bohongan semua. Dan gue sempet mikir, jadi pelukan dan ciumannya juga bohongan dong? Hebat juga efek digitalnya!

Seiring berjalannya waktu, banyak juga aktor yang jadian dengan lawan mainnya, karena cinlok. Wajar sih, tiap hari ketemunya dia melulu. Dari biasa aja, lama-lama enek, terus jadi suka beneran. Karena itu, banyak yang punya mindset kalau setiap orang yang pacaran di sinetron, pasti pacaran juga di kehidupan nyata. Saking panjangnya sinetron itu, kita pun jadi sering melihat mereka beradegan mesra dan para ababil biasanya jadi makin ingin menjaga ikatan cinta suci di antara mereka. Dengan kata lain, jangan sampe ada yang mengganggu hubungan mereka. Kalau ada yang ganggu, bakal dibacok!

Ketika aktor tersebut akting sama orang lain, orang tersebut pasti di-bully di Instagram sama fans-nya.

Kamu jangan ganggu hubungan Mawar sama Budi, ya! Mereka itu pasangan paling cocok di dunia ini.

Siapa elo rebut Budi dari Mawar? Muke lo aja berantakan. Cantikan Mawar ke mana-mana.

Kak Budi, jangan mau sama dia. Dia kan beda keyakinan sama kakak. Mendingan sama Mawar. Seiman.

Ujung-ujungnya, jadi balik lagi ke masalah fisik dan agama. Meskipun begitu, gue kalau jadi aktornya juga nggak bakal tersinggung sih. Paling cuma bisa ketawa gede-gede. Ini membuktikan bahwa akting gue berhasil. Siapa tau nantinya bisa diajak main sinetron lain dan honornya jauh lebih tinggi.

 

6. Suka Pura-Pura di-Hack

 

Ciri-ciri di atas, biasanya dilakukan sama ababil yang suka caper (cari perhatian) ke artis. Biar akun Instagramnya di-visit sama si artis atau comment-nya dibalas. Sukur-sukur di-follback. Nah, kalau ciri yang satu ini tingkat kecaperannya meningkat jadi 500%! Yaitu, pura-pura di-hack. Comment sendiri, terus jawab sendiri. Pastinya, comment-nya hal-hal berbau negatif.

Eh, dasar Alay. Muke lo lebay. Sini berantem sama gue!

Bagi yang mudah terpancing emosi, bawaannya pengin bingit buat bales, ajak ketemuan, terus berantem. Kalau akalnya lebih sehat, biasanya lebih suka diemin. Kalau dibalas, pastinya bakal bikin si ababil senang dan gede kepala. Berarti pancingan buat bikin si seleb marah berhasil.

Udah nunggu lama bingit, tapi nggak kunjung dimarahin sama seleb atau fans. Akhirnya, si ababil pun bikin comment baru buat minta maaf dan mengeluarkan alasan kalau dia baru di-hack sama orang lain.

Maaf ya, Kak. Aku tadi di-hack sama kakakku.

 

7. Suka Minta di-Endorse

 

Kalau beberapa kejadian di atas menimpa artis, kejadian yang satu ini menimpa para pebisnis online shop di Instagram. Udah pusing, karena dagangan sepi, BBM naik dan ketemu sama pembeli yang nggak sabaran, mereka juga sering menghadapi ulah para ababil yang suka minta di-endorse. Istilah kasarnya minta barang gratisan dari online shop.

Aku suka banget beannie hat-nya. Endorse aku dong.

Nanti aku promoin deh, Sis.

Kalau udah begini, rasanya jadi kasihan banget sama online shop. Udah capek kerja, banting tulang, ngelap keringet dan sebagainya, terus malah dimintain barang gratisan sama ababil. Mending kalau pas di-endorse bisa meningkatkan penjualan hingga 200%. Padahal, artis juga bukan. Selebgram juga bukan. Anak pejabat juga bukan. Sosialita juga bukan. Jumlah followers-pun nggak sampe 200.

Menurut gue sih, kalau kalian suka sama barang dagangan di online shop, mendingan beli deh. Itung-itung beramal sama online shop. Maka, upah kalian besar di surga. Kalau nggak punya uang, lebih baik bersabar dan terus menabung. Paling-paling pas duitnya udah kekumpul, barangnya udah abis diborong sama orang lain.

mariskatracy-rockKayak begitu deh kira-kira kelakuan ababil di Instagram. Kalau kalian termasuk yang mana?

Foto: Dok. Instagram

 

 

Top

Makasih udah baca sampai selesai kak!

Biar nggak ketinggalan post terbaru, like facebook page gue ya…

mariskatracy-rock

 

The official website of blogger, book author, and eating champion Mariska Tracy