FacebookTwitter

Review Shampoo Metal Fortis

By on Jan 31, 2015 in Beauty, Diary, Review Produk

Mariska Tracy Share On GoogleShare On FacebookShare On Twitter

Mungkin, kalian nggak asing dengan blog fenomenal Kak Uung yang membahas tentang Shampoo Kuda Mane and Tail yang di-review sampe dua part. Part-1nya bisa dibaca di sini, sedangkan part-2nya bisa dibaca di sini.

Sebenarnya, sebelum mengenal shampoo itu, gue uda lama mengenal Shampoo Metal Fortis.

Processed with VSCOcam with c1 preset

Shampoo Metal Fortis jenis Hair Living Shampoo ini bisa digunakan buat rambut normal yang nggak bermasalah dengan ketombe. Buat yang bermasalah sama ketombe, bisa pake yang Anti Ketombe. Botolnya warna hijau.

Kalau dilihat dari penampakannya, shampoo ini nampaknya berasal dari Cina. Karena, banyak tulisan Cina yang tertera di botol, terutama di bagian belakang. Kabar buruknya adalah gue nggak bisa baca semua tulisannya. Maklum, namanya juga Cina KW! Cina yang cuma senang dengan perayaan Imlek, karena masih dapat angpao.

Processed with VSCOcam with c1 preset

mariskatracy-rockGue tau soal shampoo ini kira-kira waktu duduk di bangku SMA. Ketika itu, ada temen gue, si Alen yang mengeluh kenapa rambutnya cepet panjang! Doi nggak suka kalau rambutnya cepet panjang. Soalnya, rambut aslinya itu kribo. Persis kayak Edi Brokoli, Achmad Albar atau Luigi, temennya Mario Bros. Kalau makin panjang, otomatis betuk kribonya bakal makin menonjol. Rambut kribo yang terlalu menonjol dikuatirkan bisa menutupi kegantengan seseorang.

“Emang lo apain rambut lo sampe cepet panjang?” tanya gue sirik. Sirik karena rambut gue panjangnya lama.

“Kayaknya, sebulanan ini gue pake Shampoo Metal, Ung.”

“Emang beneran ngaruh? Gue sering denger, sih.”

“Kayaknya ngaruh deh.

Sejak itu, gue percaya kalau shampoo itu emang berkhasiat untuk membuat rambut cepat panjang. Tapi, gue agak kesulitan cari shampoo ajaib itu, soalnya jarang yang jual. Kadang ada, kadang nggak. Kayak tukang gorengan depan kantor gue yang jualan cuma pas bokek. Kalau lagi kaya, abangnya lebih milih pulang kampung atau istirahat di rumah. Gara-gara itu, gue pun nggak rutin pake Shampoo Metal Fortis.

Tapi, gue percaya kalau shampoo tersebut bisa membuat rambut cepet panjang. Soalnya, kepanjangan dari Metal itu adalah Merawat Total. Di botolnya juga ada jargon ‘Long Life’. Long yang berarti panjang. Tentu aja rambut yang dibuat cepet panjang, bukan bagian tubuh yang lain.

Kalau nggak salah inget, setiap kali gue pake Shampoo Metal Fortis, orang-orang pasti berkomentar soal rambut gue.

Rambut lo udah panjang ajeee..

Sekarang cepet panjang ye rambut lo.

Itulah yang bikin gue seneng pake shampoo itu. Meskipun bau shampoo-nya nggak sesuai dengan yang gue inginkan. Baunya vintage banget! Vintage yang not in the good way. Agak bau minyak rambut engkoh-engkoh Cina gitu deh. Tapi, nggak sampe bikin gue muak atau musuhan sama engkoh-engkoh deket gang rumah. Masih bisa ditolerir kok. Toh, baunya juga cuma sebentar setelah dikeramas. Lama-lama juga ilang. Selain baunya kurang enak, shampoo ini juga bikin rambut jadi kasar bingit! Jadi, harus pake conditioner lagi supaya rambut lembut.

mariskatracy-rockDi akhir November 2014 kemarin, gue melakukan eksperimen kembali terhadap Shampoo Metal Fortis yang sudah terlupakan akibat maraknya Shampoo Kuda di perdagangan shampoo. Dengan kata lain, gue beralih sebentar ke Metal. Yo metal, Mamen!

Gue pun mulai pake Metal dari tanggal 27 November 2014 sampe kemarin, 30 Januari 2015. Dan kayak begini hasilnya.

metal3metal4

Tambah panjang kan? Tapi, dibilang panjang banget juga nggak. Sepertinya, gue lebih puas sama hasil Shampoo Kuda yang selama ini gue pake. Karena, hasilnya jauh lebih panjang dan rambut tetap halus, meskipun nggak pake conditioner.

Btw, poni gue makin pendek bukan karena pengaruh Metal, tapi karena gue sempet potong poni tanggal 30 Desember 2014 kemarin. Gue potong poni, karena harus menghadiri acara kenegaraan gitu deh.

mariskatracy-rockSetelah kembali mencoba Shampoo Metal Fortis selama dua bulan, gue pun membuat kesimpulan:

Kelebihannya:

(+) Murah. 200 ml kalau nggak salah harganya sekitar Rp 25 ribu. Kira-kira bisa dipake 1,5 bulan.

(+) Bagus buat rambut tipis soalnya bikin mengembang.

(+) Lumayan cepet panjang.

Kekurangan:

(-) Packaginya-nya jadul. Kurang anak muda.

(-) Baunya mirip kayak minyak rambut engkoh-engkoh.

(-) Bikin rambut kasar. Nggak kebayang kalau pake yang anti ketombe. Kayaknya bakal lebih kasar.

Next Purchase: Kayaknya nggak, karena gue sudah kembali ke pelukan kuda.

Foto: Mariska

 

 

Top

Makasih udah baca sampai selesai kak!

Biar nggak ketinggalan post terbaru, like facebook page gue ya…

mariskatracy-rock

 

The official website of blogger, book author, and eating champion Mariska Tracy