FacebookTwitter

10 Resolusi 2015 Kak Uung

By on Dec 31, 2014 in Diary

Mariska Tracy Share On GoogleShare On FacebookShare On Twitter

Siapa bilang bikin resolusi itu sulit? Bikin resolusi itu semudah membalikkan telapak tangan, semudah bilang iya waktu gebetan yang kalian suka nembak, semudah masak Indomie, semudah kentut di tempat umum. Dan masih banyak kemudahan lainnya.

Tapi, ngelakuin resolusi itu yang susah! Susahnya itu mirip kayak nikung pacar orang, kerjain ulangan Fisika, kumpulin duit buat beli Ferrari. Dan masih banyak kesusahan lainnya. Cara mengatasi hal tersebut adalah dengan tidak pernah berhenti bermimpi dan berusaha.

mariskatracy-rock

Kak Uung juga punya resolusi untuk menyambut tahun 2015, di antaranya:

 

1. Nggak Mau Lagi Main Sinetron

Main sinetron itu tua di jalan, karena tempat syutingnya jauh. Rumah gue di daerah Mangga Besar, tapi syuting biasanya di Persari, Cibubur dan tempat jin buang anak lainnya. Udah gitu, nunggunya juga lama banget! Belum lagi kalau ada pemain lain yang datangnya telat dan harus meladeni berbagai wartawan yang ingin wawancara di lokasi syuting. Udah nunggu lama banget, nggak taunya yang disyut cuma tangan gue doang yang lagi tanda tangan. Capek banget, kan?

 

2. Pengin Main Film Lebih Banyak

Daripada main sinetron, enakan main film. Karena, film itu terlihat lebih berkelas ketimbang sinetron. Tempat syutingnya emang jauh sih, tapi syutingnya paling 3 bulan, abis itu kelar bisa liburan ke luar negeri. Kalau sinetron syutingnya bisa berabad-abad. Duitnya gede sih, tapi percuma nggak bisa dipake, karena nggak ada waktu buat abisin duit. Waktu gue syuting film Tak Kemal Maka Tak Sayang, tempatnya deket sama rumah dan nunggu break-nya juga nggak lama. Udah gitu, bayarannya lumayan gede dan langsung di muka!

 

3. Nggak Mau Main Cewek

Kata orangtua dan pemuka agama, main cewek itu dosa. Haram hukumnya. Jadi, gue nggak bakal main cewek. Apalagi cewek itu punya sifat egois, cepet marah, kayak setan kalau PMS dan datang bulan. Tentu aja gue nggak suka! Makanya, mendingan main cowok kan? Jadi, kalau pas gue jalan di Mangga Besar dan ketemu abang-abang yang nawarin cewek, udah pasti bakal gue tolak mentah-mentah.

 

4. Nggak Menolak Makan Babi

Katanya sih, babi itu haram. Mungkin sama haramnya kayak main cewek. Tapi, gue pernah cerita di blog gue yang judulnya Garpu Ternoda Babi, kalau babi itu enaknya luar biasa. Banyak yang mengakui hal itu. Jadi, buat apa nolak makan babi?

 

5. Nggak Mau Dipijat Sama Terapis Asli China

Padahal terapis asli China itu kalau pijat niat dan total banget! Seharusnya sih gue seneng sama tukang pijat yang kerjain tugasnya sepenuh hati, tapi entah kenapa kalau dipijat dengan tenaga berlebih, rasanya kayak makan babi berlebihan. Bukannya enak, malah enek!

 

6. Nggak Pengin Naik Gunung, Bungee Jumping, Sky Diving, Dll

Pokoknya segala macam olahraga atau permainan yang berhubungan dengan ketinggian. Bukan karena takut tinggi, tapi buat apa main ketinggian, kalau kita bisa melihat segala sesuatu dari jarak dekat? Apalagi, gue punya pengalaman kurang menyenangkan ketika naik gunung di Kaliurang.

 

7. Nggak Berenang dan Main Water Sport

Karena, lebih baik menghemat air ketimbang buang-buang air. Apalagi, makin lama jumlah air bersih di Jakarta makin berkurang, terutama kalau lagi musim kemarau. Kasihan sama orang-orang kayak Mastini yang rumahnya suka kekurangan air pas musim kemarau. Nah, kalau rumahnya kekurangan air, Mastini suka banget ke rumah gue buat minta air. Dia bakal bawa berbiji-biji galon. Seketika itu pula, gue merasa kayak orang paling kaya di dunia.

 

8. Nggak Berburu Gajah dan Kelinci

Selain karena ucul, gue juga bukan pemakan gajah dan kelinci. Jadi, buat apa gue berburu kedua binatang itu? Lebih baik gue pelihara banyak gajah dan kelinci di rumah, terus gue ternakin biar bisa dijual. Lumayan kan bisa jadi ladang penghasilan.

 

9. Nggak Mau Telanjang di Pantai

Karena gue Cina, jadi gue takut item. Sebagai orang Cina, tentunya gue harus menjaga kulit supaya tetep putih bak porselin. Lagipula, kulit putih adalah aset supaya kontrak gue sama Etude House bisa terus diperpanjang. Kalau misalnya kulit gue item, rasanya aneh bingit! Penampakan gue bakal mirip kayak orang Hawai, tapi nggak orisinil.

 

10. Nggak Mau Naik Lamborghini ke Kondangan

Karena, gue anaknya sederhana banget! Meskipun, gue pernah main ke rumah pejabat dan ketemu dengan banyak artis papan atas. Mendingan gue naik mobil kelas menengah pas ke kondangan, tapi gue kasih angpao yang gede banget ke pengantin. Mungkin jumlahnya bisa buat beli beras selama berbulan-bulan.

mariskatracy-rock

Seperti itulah resolusi 2015 Kak Uung. Semoga kalian terinspirasi untuk sukses seperti gue. Meskipun kelihatannya resolusi-resolusi tersebut sangat sulit untuk dilakukan! Tapi, tetap semangat, ya!

 

 

Top

Makasih udah baca sampai selesai kak!

Biar nggak ketinggalan post terbaru, like facebook page gue ya…

mariskatracy-rock

 

The official website of blogger, book author, and eating champion Mariska Tracy