Rambut Baru Kak Uung: Normal Banget!

Kira-kira, tiga minggu yang lalu, gue mengalami ‘kecelakaan’ poni yang menyebabkan gue trauma dengan gunting dan benda tajam lainnya. Poni gue yang tadinya mirip bulan sabit mendadak berubah jadi kayak batok kelapa. Padahal, dari dulu gue selalu ahli dalam menggunting poni sampai-sampai pernah kepikiran buat buka salon, tapi khusus buat potong poni.

Dan itu menyebabkan gue harus menunda cat rambut, karena poni gue ancur banget! Kayaknya nggak etis aja kalau harus cat rambut, padahal potongan rambut lagi nggak oke. Meskipun poni lagi dalam masa kehancuran, tapi gue tetap berusaha tawakal.

foto gahul28

Sekarang, poni gue udah agak bagusan. Kalau kata orang-orang sih kayaknya berkat kekuatan shampoo kuda Mane and Tail. Gue pikir, ini adalah saat yang tepat untuk cat rambut lagi demi benerin warna rambut gue yang udah hancur berantakan kayak hidup para koruptor. Dan warna rambut terbaru gue yang sekarang terinspirasi dari Kak RG. Nama warna rambutnya mahogany copper brown, merk Loreal Paris.

rambut baru

Kalau kata Kak RG, warna itu adalah warna rambut pertama dia saat pertama kali cat rambut. Saat itu, Kak RG masih belia banget karena baru lulus SMA (pertengahan 2002). Walaupun masih tergolong muda, namun dia udah jadi bantjik salon. Pencapaian tersebut kira-kira mirip kayak prestasi Mark Zuckerberg yang sukses di usia muda karena mendirikan Facebook.

Warnanya, terlihat lebih gelap dan ‘normal’ jika dibandingkan dengan warna rambut gue yang sebelumnya. Ya, sekali-kali bolehlah terlihat lebih normal. Kalau lagi normal, biasanya langsung banyak yang naksir sama gue. Suwer. Beh, kalau gue bergaya normal dari dulu, gue pasti udah pacaran sejak duduk di bangku TK.

Dengan kekuatan bulan, gue berhasil ngecat rambut gue sendiri. Seadanya gitu, deh. Tadinya, gue pengin minta bantuan Kak RG, tapi takutnya dia sibuk. Maklum aja, sebentar lagi dia bakal jadi CEO dan pake kartu nama yang tulisannya ‘I’m CEO, bitches!’. Tengil banget, kan!

Setelah cat rambut, gue merasa rambut gue makin kering dan cabangnya makin banyak. Kayak KFC dan Indomaret yang cabangnya banyak dan tersebar di mana-mana. Gue gerah banget lihat rambut yang banyak cabangnya. Berasa kayak lagi nanem sapu ijuk di kulit kepala. Apalagi, katanya cabang rambut itu bisa menghambat pertumbuhan rambut.

Gue pun memutuskan buat trim rambut di salon supaya bisa membasmi cabang-cabang rambut gue. Begitu pangkas cabang, rasanya lega banget. Kayak abis sembuh dari penyakit tipes! Meskipun rambut gue berkurang cukup banyak ujungnya.

rambut baru2

Setelah dilihat-lihat, kok nggak mirip warnanya sama yang di packaging cat rambut, ya? Warna rambut gue jadi lebih gelap dibandingkan sama warna yang dijanjikan di packaging. Tapi, nggak apa-apa juga sih, karena warnanya jadi lebih bagus dan nggak kusam kayak sebelumnya. Sebelumnya kan warnanya udah jelek banget dan bikin penampilan jadi kayak Cina Kota (Cinko).

Seperti itulah model dan warna rambut gue yang sekarang. Kalau misalnya gue ganti model dan warna rambut lagi, pasti bakal gue update lagi di blog ini! Ditunggu aja, ya! Ciaobella!

Foto: Mariska